Jumlah warga positif COVID-19 Papua terus bertambah jadi 2.193 orang

id covid papua,pasien positif covid

Grafik perkembanhan COVID-19 di Papua, Sabtu (11/7) (ANTARA/Evarukdijati)

Jayapura (ANTARA) - Satuan Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Papua menyatakan terjadi penambahan baru 63 warga positif COVID-19 sehingga jumlah totalnya naik menjadi 2.193 orang.

"Dari data yang dihimpun hingga Sabtu malam penambahan terjadi di Kota Jayapura tercatat 58 kasus, Kabupaten Mimika tiga kasus, Kabupaten Jayapura dan Keerom masing-masing satu kasus," kata Jubir GTPP COVID-19 Papua dr Silwanus Sumule di Jayapura, Sabtu.
 
Dijelaskannya, pasien positif COVID-19 di Papua yang dirawat 1.086 orang atau 50 persen, sembuh 1.085 orang dan meninggal satu persen yakni 22 orang.

Sedangkan jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) 235 orang, orang dalam pemantauan (ODP) 2.716 orang dan pemeriksaan sampel baik melalui polymerase chain reaction (PCR) maupun viral transport medium (VTM) tercatat 18.888 sampel.
 
Terus meningkatnya jumlah warga positif COVID-19 itu karena sejumlah daerah masih terus melakukan penelusuran (tracing) dan pemeriksaan tes cepat, yang dilanjuti dengan pemeriksaan usap tenggorokan (swab) bagi warga yang hasil tes cepatnya reaktif.

Baca juga: Sudah 84 tenaga kesehatan RSUD Jayapura terpapar COVID-19, sebut Dirut

Baca juga: Upaya menjaga Korowai bebas dari COVID-19

 
Untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19, kata dia, diharapkan peran serta masyakat dan menerapkan protokol kesehatan terutama menggunakan masker dan menjaga jarak serta rajin mencuci tangan.
 
"Protokol kesehatan harus diterapkan guna memutuskan mata rantai penyebaran COVID-19, " katanya.
 
Hingga saat ini tercatat 17 kabupaten dan kota di Papua yang wilayahnya terjangkit COVID-19 namun ada satu kabupaten yang saat sudah dinyatakan zona hijau, yakni Kabupaten Mamberamo Tengah, demikian Silwanus Sumule.

Baca juga: Gugus Tugas Kota Sorong laporkan pemalsuan dokumen COVID-19

Baca juga: Tambah 80 orang, positif COVID-19 di Papua naik jadi 2.107 kasus
 

Pewarta : Evarukdijati
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar