LIPI: Tingkatkan ketahanan pangan di masa pandemi COVID-19

id ketahanan pangan,masa pandemi covid-19,laksana tri handoko

LIPI: Tingkatkan ketahanan pangan di masa pandemi COVID-19

Sejumlah anggota TNI AL merawat tanaman hidroponik di Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Desa Kiama, Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Senin (19/10/2020). ANTARA FOTO/Adwit B Pramono/nz.

Jakarta (ANTARA) - Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Laksana Tri Handoko mengatakan pentingnya untuk menjaga dan meningkatkan ketahanan pangan bagi masyarakat Indonesia di masa pandemi COVID-19.

"Ketahanan pangan dalam konteks yang lebih luas, menjadi salah satu faktor utama, misalnya untuk mengatasi problem stunting nasional yang tidak kunjung turun," kata Handoko dalam seminar nasional virtual "Prof Talk: Ketahanan Pangan di Masa Pandemi COVID-19", Jakarta, Senin.

Handoko menuturkan ketidakjelasan waktu kapan pandemi akan berakhir berpotensi mengganggu ketersediaan, stabilitas, dan akses pangan.

Menurut dia, hal yang paling dikhawatirkan jika kondisi tersebut terus berlangsung adalah terjadinya krisis pangan.

Oleh karena itu, katanya, menjaga ketahanan pangan di masa pandemi COVID-19 saat ini menjadi salah satu program prioritas pemerintah Indonesia.

Handoko mengatakan pandemi COVID-19 juga berdampak pada upaya penanganan masalah kesehatan yang sebelumnya sudah ada, yakni stunting.

"Pandemi ini berdampak pada ketahanan pangan masyarakat, dan khususnya mengganggu upaya kita untuk menangani stunting secara nasional," tuturnya.

Namun, menurut Handoko, upaya menangani dampak ekonomi di masa pandemi memunculkan kesempatan dan kreativitas baru yang mampu mendukung ketahanan pangan nasional.

Baca juga: Peneliti sarankan belajar ketahanan pangan dari Singapura

Oleh karenanya, berbagai hasil riset dan inovasi seyogyanya dapat dimanfaatkan untuk mengoptimalkan berbagai upaya dalam meningkatkan ketahanan pangan, terutama di masa sulit akibat pandemi saat ini.

Baca juga: LIPI: Pertanian urban bisa jadi solusi masalah pangan semasa pandemi

Hasil riset dan inovasi serta teknologi, katanya, dapat bermanfaat dalam berbagai hal, seperti pada tahapan produksi pangan sampai pascapanen, pengolahan bahan pangan, pengemasan dan distribusi pangan.

Baca juga: Pakar IPB University: Tanaman C4 berpeluang sukses ketahanan pangan

Diversifikasi produk pangan, kata dia, juga penting dilakukan dalam mendukung ketahanan pangan sehingga memanfaatkan berbagai sumber bahan pangan secara optimal untuk memenuhi ketersediaan pangan bagi masyarakat. Dan hasil inovasi juga berperan dalam meningkatkan diversifikasi produk pangan.

Pewarta : Martha Herlinawati S
Editor: Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar