Pegawai meninggal akibat COVID-19, layanan KIR Cakung dialihkan

id kasus positif jakarta

Pegawai meninggal akibat COVID-19, layanan KIR Cakung dialihkan

Petugas keamanan Unit Pengelola Pengujian Kendaraan Bermotor (UP PKB) Ujung Menteng, Cakung, Jakarta Timur, menyampaikan informasi pengalihan layanan akibat sejumlah pegawai terpapar COVID-19, Selasa (29/12/2020). (ANTARA/HO-UP PKB Cakung)

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Jakarta Timur mengalihkan sementara layanan uji kir kendaraan bermotor di Unit Pengelola Pengujian Kendaraan Bermotor (UP PKB) Ujung Menteng, Cakung ke tiga tempat lainnya karena adanya sejumlah pegawai terpapar COVID-19.

Kepala UP PKB Ujung Menteng, Priyanto, di Jakarta, Selasa, mengatakan pengalihan layanan dikarenakan sejumlah pegawai di lingkup perkantoran setempat positif tertular COVID-19.

"Mulai Selasa ini dialihkan sebab ada delapan pegawai yang diduga positif COVID-19 dan satu di antaranya meninggal dunia karena terpapar virus itu," katanya.

Pihaknya telah memasang spanduk pengumuman di bagian gerbang masuk yang menyatakan layanan uji kir dialihkan.

Priyanto mengatakan layanan uji kir sementara dialihkan ke Kantor UP PKB Pulogadung, PKB Kedaung Angke dan PKB Cilincing mulai Selasa dan Rabu (30/12).

Baca juga: Jakarta Barat imbau warga perketat prokes antisipasi klaster keluarga

Layanan di UP PKB Ujung Menteng diperkirakan baru berjalan normal pada Senin (4/1) mendatang.

Priyanto mengatakan setiap hari rata-rata ada 500 kendaraan yang uji kir di PKB Ujung Menteng.

"Bagi kendaraan yang telah bayar dan 'booking online' dengan jadwal uji kir hari ini dan Rabu besok, maka kita alihkan ke tiga UP PKB. Atau bisa juga menunggu hari Senin (4/1) di UP PKB Ujung Menteng," kata Priyanto.

Sementara, Kasatpel UP PKB Ujung Menteng, Suratman, menambahkan selama layanan dialihkan, seluruh pegawai bekerja di rumah.

"Kecuali ada petugas keamanan yang berjaga di kantor. Karena untuk antisipasi adanya kendaraan yang masih datang ke UP PKB Ujung Menteng," katanya.

Baca juga: Sabtu, positif COVID-19 Jakarta tambah 2.058 kasus

Selama penutupan layanan, kata Suratman, pihaknya melakukan penyemprotan disinfektan secara mandiri di seluruh ruangan kerja pegawai.

"Kemudian, kita juga sudah koordinasi ke PMI Jakarta Timur agar dilakukan penyemprotan disinfektan secara menyeluruh dalam beberapa hari ke depan," ujar Suratman.

Dalam rangka menindaklanjuti kejadian pegawai yang tertular COVID-19, pihak UP PKB Ujung Menteng telah melakukan pengecekan kesehatan terhadap 63 pegawai yang bekerja di gedung layanan tersebut.

"Mereka sudah kita tes usap di RSUD Cempaka Putih, Jakarta Pusat pada Senin (27/12) sore. Hasilnya baru akan diketahui pada Rabu (30/12) besok siang," katanya.

Pada agenda tes usap sebelumnya, dikonfirmasi delapan positif COVID-19.

Baca juga: Ini "peta mudik" akhir tahun 2020 ala Wakil Wali Kota Jakarta Selatan

"Dari delapan pegawai, satu di antaranya telah meninggal dunia dan tujuh lainnya saat ini sedang menjalani isolasi di rumah sakit," katanya.

Pewarta : Andi Firdaus
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar