Kasus positif COVID-19 di Jakarta bertambah 2.402 orang pada Rabu

id Corona,COVID-19,Kasus Positif COVID-19,Pasien Sembuh COVID-19,COVID-19 DKI Jakarta

Kasus positif COVID-19 di Jakarta bertambah 2.402 orang pada Rabu

Sejumlah petugas tenaga kesehatan menjemur pelindung wajah yang telah didekontaminasi di Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran di Jakarta, Kamis (12/11/2020). Perkembangan data per 12 November 2020 menunjukkan penambahan kasus positif baru sebanyak 4.173 orang dengan total kasus terkonfirmasi COVID-19 mencapai angka 452.291 sementara jumlah pasien yang telah sembuh dari Corona sebanyak 382.084. Sedangkan total pasien yang meninggal dunia sebanyak 14.933 orang. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/nz (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat kasus positif COVID-19 di Jakarta bertambah 2.402 orang sehingga berubah dari 192.899 kasus menjadi 195.301 kasus pada Rabu, bahkan menjadi penambahan terbanyak selama pandemi.

Berdasarkan data dari laman corona.jakarta.go.id, Rabu, menunjukkan bahwa penambahan 2.402 kasus itu, merupakan hasil dari pemeriksaan gabungan antara pemeriksaan usap (swab test PCR) pada Selasa dengan jumlah 2.172 kasus positif dan sebanyak 232 kasus lainnya berasal dari satu laboratorium swasta dua hari terakhir yang baru dilaporkan.

Pada tes PCR pada 5 Januari 2020 itu, dilakukan tes pada sebanyak 15.437 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 12.879 orang adalah yang baru dites PCR untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 2.172 positif dan 10.707 negatif.

Melihat data tersebut, penambahan 2.402 kasus ini menjadi yang terbanyak selama pandemi, termasuk penambahan dalam kategori pertambahan kasus berdasarkan tes satu harian, mengalahkan pemegang rekor sebelumnya sebanyak 2.096 kasus pada Jumat (25/12) dan penambahan pada Rabu (30/12) sebanyak 2.053 dalam kategori tes harian.

Karena, penambahan sebanyak 2.096 kasus pada Jumat itu, merupakan hasil dari pemeriksaan usap (swab test PCR) pada Kamis (24/12) sebanyak 1.594 kasus positif dan sebanyak 502 kasus adalah hasil tes dari dua laboratorium swasta, sembilan hari terakhir yang baru dilaporkan pada Jumat.

Adapun, penambahan 2.053 kasus, merupakan hasil dari pemeriksaan usap pada Selasa (29/12) sebanyak 1.965 kasus positif dan 88 kasus lainnya merupakan hasil pemeriksaan di satu laboratorium RS swasta tanggal 25-28 Desember 2020 yang baru dilaporkan Rabu (30/12).

Selama sepekan, penambahan kasus positif harian sebanyak 2.402 kasus ini, paling tinggi dibanding penambahan pada Selasa sebanyak 1.824 orang, pada Senin sebanyak 1.832 kasus, pada Minggu (3/1) sebanyak 1.657 orang kasus, Sabtu (2/1) sebanyak 1.895 kasus, Jumat (1/1) sebanyak 1.956 kasus, Kamis (31/1) sebanyak 2.022 kasus, dan Rabu (30/12) sebanyak 2.053 kasus.

Dari pertambahan pasien sembuh paparan COVID-19 di Jakarta pada Rabu, mencapai 1.310 orang yang menyebabkan total pasien sembuh naik dari 174.131 orang, menjadi 175.441 orang.

Angka total pasien sembuh sebanyak 175.441 orang tersebut, adalah sekitar 89,8 persen (turun dari sebelumnya 90,3 persen) dari jumlah kasus positif sebanyak 195.301 kasus.

Adapun jumlah total kasus positif sebanyak 195.301 kasus tersebut, sebanyak 16.450 orang (naik 1.074 dari sebelumnya 15.376 orang) merupakan kasus aktif yang masih dirawat/diisolasi. Kemudian 3.410 orang (bertambah 18 dibanding sebelumnya 3.392 orang) meninggal dunia, atau senilai 1,7 persen (turun dari sebelumnya 1,8 persen) dari total kasus positif.

Dari jumlah tes, DKI Jakarta mencatat persentase kasus positif berdasarkan jumlah tes atau "positivity rate" COVID-19 selama sepekan terakhir di Jakarta setelah perkembangannya pada Rabu ini, tercatat di angka 13,9 persen (naik dari sebelumnya 12,8 persen).

Angka ini sangat jauh di atas batas persentase yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam sepekan untuk satu kawasan, yang mengharuskan persentase tidak lebih dari lima persen untuk bisa terkategori kawasan aman.

Adapun persentase kasus positif di Jakarta secara total sejak awal pandemi pada Maret 2020 setelah perkembangan pada hari Rabu ini, adalah sebesar 8,9 persen (sama seperti sebelumnya).

Mengingat perkembangan COVID-19 yang belum tuntas, redaksi Antara mengingatkan para pembaca untuk memperhatikan dan menjalankan prinsip-prinsip protokol kesehatan dalam berkegiatan sehari-hari yakni:
• Tetap tinggal di rumah dan tidak keluar bila tidak ada keperluan mendesak.
• Selalu menjalankan 3M: Memakai masker dengan benar, Menjaga jarak aman 1,5-2 meter, dan Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir secara rutin.
• Ingatkan sesama untuk selalu menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga: Pasien sembuh COVID-19 di Jakarta capai 1.095 pada Selasa
Baca juga: Senin, pasien sembuh COVID-19 Jakarta bertambah 2.526 orang
Baca juga: Pasien sembuh COVID-19 bertambah 1.729 pada Minggu

Pewarta : Ricky Prayoga
Editor: Taufik Ridwan
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar