Pertambahan kasus positif COVID-19 Jakarta sebanyak 2.753 pada Sabtu

id Kasus Positif COVID-19,Corona,COVID-19,Pasien Sembuh COVID-19

Pertambahan kasus positif COVID-19 Jakarta sebanyak 2.753 pada Sabtu

Pengendara motor melintas di depan mural tentang pandemi COVID-19 di Bukit Duri, Jakarta, Sabtu (9/1/2021). (ANTARA FOTO/Galih Pradipta/foc)

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat kasus positif COVID-19 di Jakarta pada Sabtu (9/1) mencapai 203.411 setelah adanya pertambahan sebanyak 2.753 orang dari jumlah sebelumnya 200.658 kasus.

Berdasarkan data dari laman corona.jakarta.go.id, Sabtu, menunjukkan bahwa penambahan 2.753 kasus itu, merupakan hasil dari pemeriksaan gabungan antara pemeriksaan usap (swab test PCR) pada Jumat (8/1) dengan jumlah 2424 kasus positif dan sebanyak 329 kasus lainnya berasal dari dua laboratorium RS swasta tujuh hari terakhir yang baru dilaporkan.

Baca juga: Ini beberapa kebijakan saat pengetatan PSBB di DKI pada 11-25 Januari

Pada tes PCR 8 Januari 2021 itu, dilakukan tes pada sebanyak 18.271 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 16.318 orang adalah yang baru dites PCR untuk mendiagnosa kasus baru dengan hasil 2.424 positif dan 13.894 negatif.

Melihat data tersebut, penambahan 2.753 kasus pada Sabtu ini, menjadi penambahan terbanyak kedua selama pandemi, setelah rekor penambahan saat ini sebanyak 2.959 kasus yang dicatatkan pada Jumat (8/1) lalu.

Meski menjadi yang terbanyak kedua, penambahan 2.753 kasus pada Sabtu ini paling tinggi dalam kategori kasus baru hasil tes satu harian dengan 2.424 kasus positif pada Jumat (8/1) lalu.

Baca juga: Pengendalian COVID-19 Jakarta butuh lintas sektoral-integral

Sedangkan penambahan 2.959 kasus pada Jumat (8/1) lalu, merupakan hasil dari pemeriksaan gabungan antara pemeriksaan usap (swab test PCR) pada Kamis (7/1) dengan jumlah 2.204 kasus positif dan sebanyak 755 kasus lainnya berasal dari dua laboratorium swasta dan satu lab RS BUMN tujuh hari terakhir yang baru dilaporkan.

Selama sepekan, penambahan kasus positif harian sebanyak 2.753 kasus pada Sabtu ini, lebih tinggi dibanding penambahan pada Kamis (7/1) sebanyak 2.398 kasus, pada Rabu (6/1) sebanyak 2.402 kasus, pada Selasa (5/1) sebanyak 1.824 orang, pada Senin (4/1) sebanyak 1.832 kasus, pada Minggu (3/1) sebanyak 1.657 orang kasus, dan pada Sabtu (2/1) sebanyak 1.895 kasus.

Baca juga: Sepekan DKI, belajar dari rumah hingga pengawasan WFO 25 persen

Akan tetapi penambahan sebanyak 2.753 kasus pada Sabtu ini, di bawah penambahan kasus pada Jumat (8/1) sebanyak 2.959 kasus yang merupakan pemegang rekor kasus tertinggi selama pandemi COVID-19

Dari pertambahan pasien sembuh paparan COVID-19 di Jakarta pada Sabtu ini, mencapai 2.051 orang yang menyebabkan total pasien sembuh naik dari 179.562 orang, menjadi 181.613 orang.

Angka total pasien sembuh sebanyak 181.613 orang tersebut, adalah sekitar 89,3 persen (turun dari sebelumnya 89,5 persen) dari jumlah kasus positif sebanyak 203.411 kasus.

Adapun di dalam jumlah total kasus positif sebanyak 203.411 kasus tersebut, sebanyak 18.313 orang (naik 680 dari sebelumnya 17.633 orang) merupakan kasus aktif yang masih dirawat/diisolasi. Kemudian 3.485 orang (bertambah 22 dibanding sebelumnya 3.463 orang) meninggal dunia, atau senilai 1,7 persen (sama seperti sebelumnya) dari total kasus positif.

Dari jumlah tes, DKI Jakarta mencatat persentase kasus positif berdasarkan jumlah tes atau "positivity rate" COVID-19 selama sepekan terakhir di Jakarta setelah perkembangannya pada hari Sabtu ini, tercatat di angka 12,3 persen (turun dari sebelumnya 12,6 persen).

Angka ini sangat jauh di atas batas persentase yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam sepekan untuk satu kawasan, yang mengharuskan persentasenya tidak lebih dari lima persen untuk bisa terkategori kawasan aman.

Adapun persentase kasus positif di Jakarta secara total sejak awal pandemi Bulan Maret 2020 setelah perkembangan pada hari Sabtu ini, adalah sebesar 9,0 persen (sama seperti sebelumnya).

Mengingat perkembangan COVID-19 yang belum tuntas, redaksi Antara mengingatkan para pembaca untuk memperhatikan dan menjalankan prinsip-prinsip protokol kesehatan dalam berkegiatan sehari-hari yakni:
• Tetap tinggal di rumah dan tidak keluar bila tidak ada keperluan mendesak.
• Selalu menjalankan 3M: Memakai masker dengan benar, Menjaga jarak aman 1,5-2 meter, dan Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir secara rutin.
• Ingatkan sesama untuk selalu menerapkan protokol kesehatan.

Pewarta : Ricky Prayoga
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar