Polri: Terduga teroris Jatim masuk kelompok Fahim

id polri,teroris

Polri: Terduga teroris Jatim masuk kelompok Fahim

Kepala Biro Penerangan masyarakat Humas Polri Brigjen Pol. Rusdi Hartono memberikan keterangan pers di Jakarta, Senin (1-3-2021). ANTARA/Laily Rahmawaty

Jakarta (ANTARA) - Kepala Biro Penerangan masyarakat Humas Polri Brigjen Pol. Rusdi Hartono mengatakan para terduga teroris yang ditangkap di Provinsi Jawa Timur adalah kelompok Fahim.

"Kalau mendalami kelompok ini, ada keterkaitannya dengan Upik Lawanga," kata Rusdi dalam jumpa pers di Mabes Polri Jakarta, Senin.

Upik Lawanga alias Taufik Bulaga merupakan dalang dari beberapa peristiwa teror bom, seperti Bom Pasar Tentena, Bom Pasar Maesa, Bom Gor Poso, Bom Pasar Sentral, Bom Termos Nasi Tengkura, Bom Senter Kawua, dan rangkaian aksi teror lainnya pada tahun 2004 hingga 2006.

Densus 88 Antiteror telah menangkap Taufik Bulaga (TB) alias Upik Lawanga di Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung, pada tanggal 23 November 2020.

Baca juga: Polri: 12 terduga teroris di Jatim berafiliasi dengan Al Qaeda

Rusdi menyatakan para terduga teroris itu masuk kelompok Jamaah Islamiyah yang berafiliasi dengan Al Qaeda. Di Indonesia, setiap kelompok JI saling terkoneksi antara satu kelompok dan kelompok yang lainnya.

Rusdi menjelaskan para kelompok JI mendapatkan dukungan pendanaan dari iuran masing-masing anggota. Setiap anggota JI menyumbangkan 5 persen gaji atau pendapatan mereka kepada organisasi.

"Ini salah satu dana yang digunakan oleh JI untuk tetap menjaga eksistensi organisasi mereka," ujar Rusdi.

Tim Densus 88 Antiteror Polri menangkap 12 orang terduga teroris di Provinsi Jawa Timur, Jumat (26/2). Mereka berinisial UBS alias F, TS, AS, AIH alias AP, BR, RBM, Y, F, ME, AYR, RAS, dan MI. Mereka ditangkap di sejumlah wilayah, yakni delapan orang di Sidoarjo, dua orang di Surabaya, seorang di Mojokerto, dan seorang lagi di Malang.

Sejumlah barang bukti diamankan berupa 50 butir peluru 9 mm, satu pistol rakitan jenis FN, empat bendera daulat warna hitam dan putih, delapan buah pisau, dua buah samurai, golok, dan senjata tajam berbentuk busur.

Baca juga: Mabes Polri: Densus 88 tangkap 12 terduga teroris di Jawa Timur

Pewarta : Fauzi/Laily Rahmawaty
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar