Dharma Lautan Utama layani truk logistik sampai H-2 Lebaran

id DLU,Dharma Lautan Utama

Dharma Lautan Utama layani truk logistik sampai H-2 Lebaran

Kapal milik PT Dharma Lautan Utama (DLU) saat sandar di dermaga Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. (ANTARA/Bayu)

Banjarmasin (ANTARA) - Armada kapal angkutan laut PT Dharma Lautan Utama (DLU) rute Banjarmasin ke Surabaya dan sebaliknya melayani keberangkatan truk pengangkut logistik dan sembako sampai H-2 Lebaran tahun ini.

"Kami berkomitmen mendukung kelancaran distribusi logistik termasuk bahan pokok penting dan sembako selama Ramadhan hingga jelang Lebaran tepatnya sampai H-2. Nantinya kami libur beroperasi saat Hari Raya Idul Fitri," terang Kepala Cabang PT Dharma Lautan Utama Banjarmasin Anton Wahyudi, di Banjarmasin, Kamis.

Diakui dia, larangan mudik pada Lebaran tahun ini membuat DLU fokus mendukung kelancaran distribusi logistik yang biasa diangkut truk-truk besar.

Dimana selama Ramadhan biasanya ada kenaikan jumlah angkutan kendaraan pembawa logistik untuk kebutuhan masyarakat termasuk pasokan barang-barang di momen Lebaran.

Baca juga: Dirjen Hubla tegaskan angkutan laut nonpemudik tetap berjalan biasa

"Berbeda dengan kondisi normal sebelum pandemi COVID-19 yang dulu angkutan truk dibatasi dan difokuskan pada penumpang arus mudik. Namun sekarang sebaliknya, selama periode larangan mudik truk pengangkut logistik jadi prioritas hingga Lebaran nanti," jelas Anton.
Kepala Cabang PT Dharma Lautan Utama Banjarmasin Anton Wahyudi. (ANTARA/Firman)


Saat ini DLU mengoperasikan dua kapal roll-on/roll-off atau (Ro-Ro) yaitu KM Kirana lX dan KM Dharma Kartika lX untuk rute Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kalimantan Selatan ke Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur dan sebaliknya.

Diketahui larangan mudik diberlakukan pemerintah terhitung sejak 6 hingga 17 Mei 2021 mendatang. Armada pelayaran seperti DLU hanya dianjurkan untuk membawa truk logistik demi mendukung kebijakan pemerintah dalam upaya mencegah penularan COVID-19.

"Kami juga menerapkan standar protokol kesehatan yang sangat ketat. Yang pasti, para sopir truk juga harus bebas COVID-19 sama seperti penumpang lainnya wajib menunjukkan surat keterangan tes cepat antigen ataupun tes GeNose C19," pungkas Anton yang juga Ketua Bidang Passangger dan Roro Indonesia National Shipowners Association (INSA) Kota Banjarmasin.

 

Pewarta : Firman
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar