BPS: Upah nominal harian buruh tani nasional April naik 0,28 persen

id upah nominal harian buruh

BPS: Upah nominal harian buruh tani nasional April naik 0,28 persen

Buruh tani membawa bibit padi untuk ditanam di lahan sawah Koto Tangah, Padang, Sumatera Barat, Jumat (18/9/2020). Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan upah nominal harian buruh tani nasional pada Agustus 2020 naik sebesar 0,12 persen dibanding upah pada Juli 2020, yaitu menjadi Rp55.677 per hari dari Rp55.613 per hari. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/pras.

Jakarta (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat upah nominal harian buruh tani nasional pada April 2021 naik sebesar 0,28 persen dibanding upah buruh tani Maret 2021, yaitu menjadi Rp56.629 per hari dari dari Rp56.470,00 per hari.

"Karena indeks konsumsi rumah tangga pada April 2021 di pedesaan 0,27 persen maka secara riil upah buruh tani naik tipis 0,01 persen," kata Kepala BPS Suhariyanto saat menggelar konferensi pers di Jakarta, Kamis.

Sementara itu, upah nominal harian buruh bangunan (tukang bukan mandor) pada April 2021 naik 0,02 persen dibanding Maret 2021, yaitu menjadi Rp90.989 dari Rp90.971. Sementara upah riil mengalami penurunan sebesar 0,11 persen, yaitu menjadi Rp85.605 dari Rp85.699.

Baca juga: BPS: rata-rata upah buruh nasional naik 3,78 persen

Rata-rata nominal upah buruh potong rambut wanita April 2021 dibanding Maret 2021 mengalami kenaikan sebesar 0,38 persen, yaitu menjadi Rp29.027 dari Rp28.917. Sementara upah riil April 2021 dibanding Maret 2021 naik sebesar 0,25 persen, yaitu menjadi Rp27.310 dari Rp27.242.

Kemudian, rata-rata nominal upah asisten rumah tangga April 2021 dibanding Maret 2021 mengalami kenaikan sebesar 0,13 persen, yaitu menjadi Rp423.529 dari Rp422.979. Sementara upah riil April 2021 dibanding Maret 2021 tidak mengalami perubahan, yaitu sebesar Rp398.469.

Pewarta : Sella Panduarsa Gareta
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar