Bertambah 76 orang, positif COVID-19 di Flores Timur capai 790 kasus

id flores timur,covid,ntt,positif,corona

Bertambah 76 orang, positif COVID-19 di Flores Timur capai 790 kasus

Tangkapan layar data COVID-19 di Kabupaten Flores Timur, Provinsi NTT. ANTARA/HO-Pemkab Flores Timur.

Kupang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menyatakan  jumlah kasus baru yang terkonfirmasi positif COVID-19 di daerah itu bertambah 76 kasus sehingga total kasusnya meningkat menjadi sebanyak 790 orang.

"Pada Jumat (25/6) ada penambahan kasus baru sebanyak 76 kasus sehingga jumlah total kasus menjadi 790 orang atau terjadi penambahan 172 kasus baru dalam dua hari terakhir ini, yakni 23-25 Juni 2021," kata Wakil Bupati Flores Timur Agus Payong Boli kepada ANTARA, di Kupang, Sabtu.

Selain terjadi penambahan kasus baru, jumlah korban meninggal dunia juga bertambah lima orang sehingga totalnya menjadi 21 orang selama 23-25 Juni 2021 dan 361 orang lainnya masih dalam perawatan dan 408 orang lainnya dilaporkan sembuh.

Dia menambahkan saat ini pemkab mulai menghadapi kekurangan ruangan rawat inap bagi para pasien COVID-19, sehingga sebagian besar pasien menjalani perawatan secara mandiri.

"Ruangan rawat ini saat ini sudah sangat sulit. Kita arahkan pasien untuk melakukan isolasi mandiri. Hanya pasien yang kondisinya memerlukan peratawan insentif yang rawat inap," katanya.

Wabup menambahkan pemerintah daerah sedang melakukan renovasi ruangan inap VIP untuk dijadikan sebagai tempat perawatan bagi pasien COVID-19.

Dia juga mengimbau masyarakat waspada dengan menerapkan 6 M yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menunda mobilisasi, menghindari kerumuman dan menunda makan-makan bersama.

Kewaspadaan ini penting untuk mencegah penyebaran virus itu lebih luas di wilayah itu, demikian Agus Payong Boli.

Baca juga: Flores Timur zona merah, Pemkab Lembata tutup akses laut

Baca juga: Pemkab Flores Timur kaji penutupan wilayah cegah penyebaran COVID-19

Baca juga: Flores Timur mulai kekurangan ruangan rawat pasien COVID-19


 

Pewarta : Bernadus Tokan
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar