DKI kemarin, sekolah roboh hingga jam pelajaran PTM ditambah

id Sekolah roboh, sekolah ambruk, PTM terbatas, pembelajaran tatap muka

DKI kemarin, sekolah roboh hingga jam pelajaran PTM ditambah

Petugas mengerahkan ambulans untuk mengevakuasi korban tertimpa reruntuhan sekolah roboh di Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (17/11/2021). ANTARA/Walda.

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah berita menarik menghiasi Jakarta pada Rabu (17/11) mulai dari satu sekolah negeri di Cengkareng, Jakarta Barat, roboh saat tahap renovasi hingga jam pelajaran pada Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas ditambah.

Berikut rangkuman berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca kembali.

1. Gedung SMA Negeri 96 Cengkareng roboh

Gedung Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 96 di Jalan Jati Raya, Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, roboh ketika sedang dalam proses perbaikan besar-besaran.
Berita selengkapnya klik di sini

2. Jam pelajaran PTM terbatas ditambah

Dinas Pendidikan DKI Jakarta menambah jam pelajaran pada Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas mulai dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini hingga Sekolah Menengah Atas saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level satu.
Berita selengkapnya klik di sini

3. Pemkot minta pemilik bongkar bangunan yang berdiri di atas saluran air

Pemerintah Kota Jakarta Selatan mengambil langkah persuasif agar pemilik kafe membongkar secara mandiri terhadap bangunan yang berada di atas saluran air kawasan Kemang Utara.
Berita selengkapnya klik di sini

4. Ada 5.000 kuota sertifikasi halal dan HAKI gratis untuk UMKM Jakarta

Pemprov DKI Jakarta menyiapkan masing-masing sebanyak 5.000 kuota sertifikasi halal dan pendaftaran merek atau Hak Kekayaan Intelektual (Haki) gratis untuk pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).
Berita selengkapnya klik di sini

5. Sebanyak 47 persen kasus aktif baru di DKI adalah pekerja migran

Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyebutkan bahwa 47 persen atau sekitar 61 dari 130 kasus aktif COVID-19 baru di Ibu Kota adalah pekerja migran.
Berita selengkapnya klik di sini

Pewarta : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar