Anies - Sandi mengunjungi warga Kampung Akuarium

id pilkada dki, pilgub dki, cagub dki, anis baswedan, sandiaga uno

Pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kedua kiri)-Sandiaga Uno. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A.)

Jakarta (ANTARA News) - Pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga Anies Baswedan - Sandiaga Uno mengunjungi warga Kampung Akuarium, Luar Batang, Jakarta Utara, Sabtu.

Sebelumnya Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang tiba lebih dulu tiba di lokasi dan bertemu para warga yang tinggal di tenda pengungsian didampingi Anies.

Kedatangan ketiganya diwarnai dengan tangisan warga yang kondisinya semakin hari semakin terjerat kemiskinan.

"Tolong bantu kami pak, perlakukan kami sebagai seorang manusia. Sudah sembilan bulan kami dalam keadaan seperti ini," kata salah seorang ibu sambil menangis pada Anies dan Sandi.

Ibu tersebut mengaku memiliki surat tanah, bayar pajak bahkan surat tersebut dapat digunakan untuk jaminan di bank.

Sementara itu, Anies mengatakan kejadian penggusuran seperti ini jangan sampai terulang lagi. Dan kepada Plt Gubernur DKI Jakarta agar jangan mengambil tindakan penggusuran sebelum ada gubernur yang baru.

"Kalau kami sudah menjabat, maka akan mereview semua rencana. Dan harus tahu mana yang untuk kepentingan publik dan mana yang bukan kepentingan publik, semua harus dibangun sesuai dengan prinsip keadilan," kata Anies.

Sedangkan Sandiaga yang mendengarkan ibu yang mengadu sambil menangis itu kelihatan matanya berkaca - kaca.

"Saya sudah keempat kalinya ke Luar Batang ini dan saya tidak mengira setelah digusur dibiarkan seperti ini. Ini adalah suatu tragedi kemanusiaan," kata Sandiaga.

Pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno (Anies-Sandi) yang diusung oleh Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan nomor urut 3.

Selain itu, nomor urut 1 Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni (Agus-Sylvi) dan nomor urut 2 Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot).

Pewarta : Susylo Asmalyah
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar