Presiden Jokowi transit di Abu Dhabi

id presiden joko widodo, jokowi

Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo (kiri) bertolak ke Turki menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (12/12/2017). Presiden menuju Istanbul Turki untuk menghadiri KTT Luar Biasa OKI yang membahas sengketa Israel dan Palestina pascakeputusan sepihak Presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. (ANTARA /Puspa Perwitasari)

Istanbul (ANTARA News) - Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo transit di Bandara Internasional Abu Dhani Persatuan Emirat Arab dalam perjalanan kembali ke Tanah Air setelah kunjungan ke Istanbul Turki guna menghadiri KTT Luar Biasa Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin dalam keterangannya yang diterima di Istanbul Rabu malam, menyebutkan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 yang membawa Presiden Jokowi dan rombongan transit di Bandar Udara Internasional Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab pada pukul 23.00 WS atau Kamis dinihari pukul 02.00 WIB untuk melakukan pengisian bahan bakar.

Diperkirakan Presiden Jokowi dan Ibu Iriana beserta rombongan akan tiba di Tanah Air pada Kamis siang.

Usai menghadiri rangkaian kegiatan KTT Luar Biasa OKI yang digelar di Istanbul, Turki, pada Rabu (13/12), Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo beserta rombongan bertolak kembali menuju Tanah Air.

Kepulangan Presiden Jokowi diantar langsung oleh Duta Besar Indonesia untuk Turki Wardana beserta istri dan Atase Pertahanan Kolonel Laut (S) Yusliandi Ginting beserta istri.

Melalui Bandar Udara Internasional Atatrk, Istanbul, Turki, Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 yang membawa Presiden Jokowi beserta rombongan lepas landas sekira pukul 17.30 Waktu Setempat (WS) atau pukul 21.30 WIB.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam penerbangan menuju Tanah Air adalah Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Staf Khusus Presiden Johan Budi, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi dan Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono.

Pewarta : Agus Salim
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar