Satlantas Bogor: jalur fungsional Bocimi lancar

id tol bocimi

Dokumentasi Petugas mengatur antrean kendaraan yang memadati pintu keluar tol fungsional Bocimi di Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (16/6/2018). Polres Bogor memberlakukan sistem buka tutup di pintu tol Ciawi untuk mengurangi kemacetan di pintu keluar tol Bocimi di Cigombong saat libur Lebaran. (ANTARA FOTO/Arif Firmansyah)

Cibinong, Bogor (ANTARA News) - Satuan Lalulintas Polres Bogor, Jawa Barat menyatakan arus lalulintas di Gerbang Tol Bocimi (Jalur Fungsional) terpantau lancar pada pukul 12.00-15.00 Wib, H+4 Lebaran 1439 Hijriah.

"Itu dilihat dari arah Cigombong dan Cijeruk ke arah Jakarta dengan menggunakan jalur A," kata Kepala Satuan Lalulintas Polres Bogor, AKP Hasby Ristama di Cibinong, Selasa.

Menurut dia hal tersebut tidak terlihat adanya antrian panjang dimana masyarakat lebih memilih jalur arteri daripada melewati ruas tol. Itu dikarenakan bila melewati jalur arteri maka bisa memanfaatkan waktu untuk mengunjungi beberapa tempat wisata.

Itu juga terlihat pada Simpang Ciawi dengan tujuan Sukabumi dan Jakarta terpantau ramai lancar (tidak ada antrian kendaraan). Dan pada Simpang Ratna terpantau arah Sukabumi maupun Jakarta juga tidak terlihat adanya penumpukan kendaraan.

Selain itu untuk Simpang Cikreteg untuk arah Sukabumi maupun Jakarta juga tidak terlihat adanya antrian kendaraan roda empat maupun dua pada wilayah hukumnya.

Tetapi pada Pasar Caringin dan Simpang Cigombong untuk arah Sukabumi maupun Jakarta terpantau tidak ada antrian kendaraan. Hal tersebut terjadi pada pukul 12.00 hingga 15.00 Wib.

"Hanya saja pada Gerbang Tol (GT) Gadog untuk pengemudi yang melakukan perjalanan ke arah Puncak-Bogor masih terbilang ramai lancar," katanya.

Ia menambahkan dalam hal ini untuk lalulintas Gerbang Tol (GT) Ciawi pada pukul 12.00 hingga 15.00 Wib tercatat 3.691 untuk kendaraan yang keluar dari ruas jalan tol.

Sedangkan 4.535 untuk kendaraan yang masuk ke ruas jalan tol guna melanjutkan perjalanan ke arah Jakarta maupun sekitarnya. Dari pemantauan yang ada pengemudi kebanyakan melaju pada malam hari.

"Itu harus ada pemilihan waktu jalan agar kepadatan arus lalulintas jalan tol dapat terhindarkan," katanya.

Lanjut AKP Hasby menjelaskan dalam upaya antisipasi kemacetan pada jalan arteri, sudah melakukan penutupan jalur tembus dan memusatkan pada satu titik. Ini adalah salah satu jalan agar kepadatan ruas jalan dapat lebih mudah untuk mengurainya.

Namun untuk lalulintas pada ruas jalan tol terus melakukan koordinasi dengan petugas Jasa Marga Cabang Jagorawi (Jakarta-Bogor-Ciawi) untuk mengetahui keadaan tol dan tentunya berpengaruh kepada kebijakan mengurai kepadatan.

Pewarta : Mayolus Fajar Dwiyanto
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar