Weku senang jadi orang tua asuh SMN 2018

id Siswa Mengenal Nusantara 2018

Peserta Siswa Mengenal Nusantara (SMN) 2018 asal Nusa Tenggara Timur (NTT) melihat sejumlah foto di Museum PLTA Tonsea, Minahasa, Sulawesi Utara, Rabu (8/8/2018). Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Tonsea Lama berkapasitas 40 MW tersebut, merupakan PLTA pertama dan tertua di Indonesia yang dibangun pada 1912 dan masih beroperasi hingga saat ini. (ANTARA FOTO/Adwit B Pramono)

Manado, (ANTARA News) - Orang tua asuh Siswa Mengenal Nusantara (SMN) 2018 Robert Weku mengatakan dirinya sangat senang menjadi orang tua anak-anak dari Nusa Tenggara Timur (NTT) saat berada di Manado, Sulawesi Utara (sulut).

"Saya dan keluarga sangat senang bisa menjadi bagian dari anak-anak dari NTT," kata Weku di Manado, Senin.

Selama mereka berada di tengah-tengah keluarga di Kelurahan Winanun Manado, mereka sangat senang dan gembira.

"Melakukan aktivitas sebagai anak-anak seperti di rumah sendiri," katanya.

Anak-anak laki-laki peserta SMN yang menginap di rumahnya juga berbaur dengan masyarakat di sekitar.

"Sebelum anak-anak dari NTT ini datang ke Manado, saya sudah memberi tahu kepada masyarakat sekitar agar menerima mereka dengan senang hati," kata Weku.

Selama berada di Manado, anak-anak program SMN ini cepat beradaptasi dengan lingkungan di Manado, baik cuaca, makanan maupun kebiasaan orang Manado.

"Untuk makanan semua mereka makan, hanya saja ada beberapa yang beradaptasi dengan bubur Manado," katanya.

Siswa SMN NTT ini, katanya, tidur di rumah panggung Minahasa, sehingga mampu merasakan bagaimana masyarakat Minahasa menempati rumah tersebut.

Deputi Manager Humas dan Hukum PT PLN Suluttenggo Jantje Rau mengatakan sejak awal anak-anak SMN ini diharuskan tinggal bersama warga, sehingga mampu beradaptasi dengan kebiasaan orang Manado.

"Kami tidak menempatkan mereka di hotel namun berbaur dengan masyarakat, agar merasakan hal yang sama seperti di rumah sendiri," katanya.

Program Siswa Mengenal Nusantara ini merupakan kegiatan BUMN Hadir Untuk Negeri, yang menanamkan rasa kecintaan akan tanah air, dan memahami keberagaman di seluruh nusantara.

Peserta SMN 2018 dari NTT sebanyak 25 siswa dengan PIC yakni PT PLN Persero dan co PIC PT PNM, berlangsung sejak tanggal 6-17 Agustus 2018.*

Baca juga: Peserta SMN NTT kunjungi SMA IX Manado

Baca juga: BUMN Hadir - Siswa Mengenal Nusantara Manado jelajahi Pulau Rote

Pewarta : Nancy Lynda Tigauw
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar