28 ribu lampu LED pintar terpasang di Jaktim

id Lampu,LED,Jaktim

Sebuah pesawat lepas landas berlatar deretan lampu penerangan jalan umum berpanel surya di kawasan Bandara Baru Ahmad Yani di Semarang, Jawa Tengah, Minggu (11/2/2018). Penggunaan sebanyak 142 lampu penerangan led dengan panel surya berkapasitas 60 watt per unit tersebut sebagai komitmen PT Angkasa Pura I (persero) dalam membangun bandara berkonsep ramah lingkungan dan hemat energi atau Eco Airport. (ANTARA FOTO/Aji Styawan)

Jakarta (ANTARA News ) - Sebanyak 28.905 lampu LED Pintar atau Lighting Emitting Diode Smart System (LED SS) telah terpasang di wilayah Jakarta Timur untuk tahun ini.

Kepala Suku Dinas Perindustrian dan Energi Jakarta Timur, Nurhidayat, di Jakarta, Minggu, mengatakan lampu LED SS yang terpasang ini terdiri dari lampu berdaya 40 watt sebanyak 24.530 unit dan 90 watt sebanyak 4.375 unit.

Kendati telah puluhan ribu, Nurhidayat menyebut angka itu masih akan terus bertambah mengingat masih ada sisipan pemasangan yang sifatnya darurat.

"Total pemasangan lampu LED SS tahun 2018 belum direkap keseluruhan. Karena angkanya masih akan terus bertambah hingga 31 Desember," kata Nurhidayat.

Nurhidayat menyebut pada 2017, terpasang 34.935 unit lampu LED SS yang terdiri dari lampu dengan daya 40 watt sebanyak 22.943 unit, 90 watt ada 8.562 unit, 120 watt sebanyak 1.380 unit dan 200 watt ada 2.050 unit.

Berdasarkan data yang dihimpun Antara, penerangan jalan umum (PJU) "pintar" ini akan diterapkan di seluruh bagian Jakarta.

Dengan sistem pintar tersebut, dimungkinkan untuk petugas memonitor dan mengontrol lampu dari jauh.

PJU sistem pintar ini menerapkan konsep Internet of Things (IoT) yang menghubungkan internet dengan benda-benda sehingga benda tersebut dapat dikontrol atau digunakan dengan perangkat nirkabel.

Sistem canggih ini dikendalikan dari ruang kontrol yang berlokasi di kantor Suku Dinas (Sudin) Perindustrian dan Energi setempat yang memonitor unit lampu di wilayahnya selama 24 jam secara seketika (real-time).

Lampu PJU sistem pintar ini, dapat dihidupkan dan dimatikan dengan kendali dari ruang kontrol sehingga lebih efisien dibandingkan dengan cara pengoperasian manual.

Apabila ada lampu yang padam karena kerusakan, notifikasi akan muncul di layar ruang monitor dengan memberikan informasi  lokasi, jenis lampu, serta nomor token lampu yang padam, sehingga operator ruang kontrol dapat langsung memberikan perintah kerja kepada petugas di lapangan untuk melakukan perbaikan segera.

Notifikasi bahwa lampu sudah dapat berfungsi seperti sedia kala juga akan muncul jika sudah rampung diperbaiki.

Jenis lampu ini disebut dapat menghemat biaya yang digunakan karena lampu dapat dinyalakan dan dimatikan tepat waktu, serta untuk daerah yang aktifitasnya minim pada malam hari, petugas dapat menurunkan pencahayaan serta penggunaan daya.

Sedangkan untuk jenis lampunya sendiri, lampu LED SS tahan lama karena dapat bertahan selama 50 ribu jam atau sekitar 12 tahun.

Jenis daya lampu disesuaikan dengan kondisi jalan, misalnya untuk jalan utama menggunakan daya listrik 200 watt, untuk jalan penghubung 120 watt, jalan lingkungan 90 watt, dan untuk gang 40 watt. 

Baca juga: Jaktim pasang 103 lampu LED di Pondok Kopi
Baca juga: 14.328 lampu sistem cerdas terpasang di Jaktim


 

Pewarta : Ricky Prayoga
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar