Waspadai hujan disertai petir di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur

id Hujan petir, jaksel, jaktim

Lidah petir menjalar di langit Jakarta, Sabtu (1/4/2017). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan untuk mewaspadai potensi hujan lebat disertai hujan es, petir dan angin kencang diperkirakan terjadi pada sejumlah wilayah di Jakarta menjelang pancaroba. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Jakarta (ANTARA News) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini bagi warga agar mewaspadai potensi hujan disertai petir dan angin kencang hingga Senin malam di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

"Waspada potensi hujan disertai kilat atau petir dan angin kencang dengan durasi singkat di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur antara siang hingga menjelang malam hari," demikian pernyataan BMKG yang diakses melalui akun twitter resmi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta pada 17.00 WIB.

Menurut prakirawan BMKG, wilayah Jakarta Pusat diperkirakan berawan pada malam hari dan dini hari, dengan suhu sekitar 25-32 derajat Celcius dan presentase kelembaban antara 80-90 persen.

Wilayah Jakarta Utara diprakirakan akan berawan pada malam dan hujan ringan pada dini hari, dengan suhu sekitar 25-32 derajat derajat Celcius dan presentase kelembaban 80-90 persen.

Kemudian di wilayah Jakarta Barat diprakirakan hujan ringan pada malam hari dan berawan pada dini hari dengan suhu sekitar 24-32 derajat Celcius dan presentase kelembapan 80-95 persen.

Wilayah Jakarta Selatan diprakirakan hujan ringan pada malam hari dan berawan pada dini hari dengan suhu sekitar 24-32 derajat Celcius dan presentase kelembapan 75-95 persen.

Selanjutnya di wilayah Jakarta Timur diprakirakan berawan pada malam hari dan dini hari dengan suhu sekitar 24-32 derajat Celcius dan presentase kelembapan 75-95 persen.

Untuk wilayah Kepulauan Seribu diprakirakan berawan pada malam hari dan hujan sedang pada dini hari dengan suhu sekitar 24-31 derajat Celcius dan presentase kelembapan 80-90 persen.

BMKG menyatakan prakiraan tersebut akan selalu diperbaharui setiap ada perubahan angin dan pergeseran awan.  

Pewarta : Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar