Nelayan sampaikan kebutuhan institusi penstabil harga perikanan kepada Presiden

id Presiden, Joko Widodo, silaturahim Perwakilan Nelayan Seluruh Indonesia, nelayan

Presiden Joko Widodo saat berdialog dengan beberapa perwakilan nelayan seluruh Indonesia di Istana Negara, Jakarta pada Selasa (22/1/2019). (Bayu Prasetyo)

Jakarta (ANTARA News) - Sejumlah perwakilan nelayan seluruh Indonesia menyampaikan beberapa kebijakan yang diperlukan untuk kesejahteraan nelayan, salah satunya keperluan adanya institusi penstabil harga komoditas ikan.
   
"Bila perlu diadakan semacam 'Bulog' di sektor nelayan," kata perwakilan Nelayan Seluruh Indonesia Iim Rohimin dalam sambutannya saat acara silaturahim di Istana Negara, Jakarta pada Selasa.
   
Menurut Iim, lembaga semacam Bulog diperlukan untuk menstabilkan harga pada saat ikan melimpah.
    
Selain itu Iim menyampaikan perizinan bagi nelayan untuk melaut juga perlu diperbaiki.
   
"Kemudian sertifikat tanah di sekitar pesisir dan pulau-pulau kecil, serta optimalisasi tempat pelelangan ikan," tambah Iim.
   
Dalam acara silaturahim Presiden bersama nelayan itu, Iim mengapresiasi sejumlah program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan antara lain Bank Mikro Nelayan dan asuransi nelayan.
   
"Banyak kelompok-kelompok di daerah terima perhutanan sosial sekitar pesisir. Itu banyak kami rasakan manfaatnya," ujar Iim.
   
Sementara itu, dalam sambutannya, Presiden Jokowi menyampaikan para nelayan dan pengusaha perikanan untuk memanfaatkan pinjaman dari Bank Mikro Nelayan.
   
Mantan gubernur DKI Jakarta itu menyampaikan acara silaturahim tersebut berguna untuk mengetahui peluang yang dapat digunakan bagi perbaikan kebijakan pemerintah.

Pewarta : Bayu Prasetyo
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar