Tekan pengangguran, Pemkot Madiun-Jatim berikan pelatihan kewirausahaan

id tekan angka pengangguran,Madiun,latihan kewirausahaan

Pameran Bursa Kerja Sejumlah pencari kerja mencari informasi lowongan kerja di stand pameran bursa kerja saat digelar Bursa Kerja (Job Fair) 2014 di Alun-alun Kota Madiun, Jatim, Selasa (20/5). Sekitar 60 perusahaan penyedia lapangan kerja dari berbagai daerah di Jatim mengikuti Job Fair untuk mengurangi tingkat pengangguran yang digelar Pemkot Madiun selama dua hari, Selasa dan Rabu (20-21/5). (ANTARA FOTO/Siswowidodo)

Madiun, Jatim (ANTARA News) - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Madiun, Jawa Timur menyediakan sebanyak 19 jenis pelatihan kewirausahaan selama tahun 2019 guna menekan angka pengangguran di wilayah setempat.

Kepala Disnaker Kota Madiun Suyoto, Selasa, di Madiun mengatakan, 19 jenis pelatihan tersebut merupakan upaya Pemkot Madiun untuk mengurangi jumlah pengangguran, mendongkrak kemandirian, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Madiun.

"Selama tahun 2019, kami akan mengadakan 19 jenis pelatihan yang berorientasi pada kemandirian ekonomi masyarakat. Di antaranya seperti pelatihan menjahit, membatik, memotong rambut, dan merias," katanya.

Menurut dia, belasan jenis pelatihan tersebut, dapat memenuhi kapasitas hingga 850 orang peserta. Adapun pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Dengan pelatihan tersebut, bagi para peserta yang ikut diharapkan dapat membuka lapangan pekerjaan bagi dirinya sendiri maupun orang lain.

"Selain itu, pelatihan-pelatihan tersebut juga untuk mendukung perkembangan UMKM di Kota Madiun, sehingga angka penganguran bisa turun," kata dia.

Sesuai data, jumlah pengangguran di Kota Madiun pada tahun 2018 mencapai sebanyak 1.394 jiwa atau 0,91 persen dari total angkatan kerja yang ada. Jumlah itu menurun dibanding tahun sebelumnya, yakni sebanyak 5.715 jiwa.

"Data pengagguran tersebut dari hasil verifikasi dan validasi survei yang dilakukan pemerintah kota hingga ke setiap kelurahan. Survei dilakukan sesuai per nama dan per alamat," kata dia.

Selain itu, Disnaker Kota Madiun juga bekera sama dengan perusahaan-perusahaan yang melakukan perekrutan dan penyaluran langsung.

"Disnaker juga intensif melakukan rekrutmen langsung, wawancara dan mengadakan tes, kemudian disalurkan kepada perusahaan-perusahaan yang membutuhkan pekerja. Pastinya, bagi perusahaan yang telah bekerja sama dengan pemkot," katanya.

Pihaknya optimistis jumlah pengangguran di Kota Madiun akan menurun seiring banyaknya pelatihan kewirausahaan dan penyaluran langsung yang diselenggarakan pemkot tersebut.

Baca juga: Kantor Imigrasi Madiun waspadai pekerja asing China

Baca juga: Polresta Madiun tangkap penipu penyedia lowongan pekerjaan

Pewarta : Louis Rika Stevani
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar