KAMMI kecam penembakan masjid di Selandia Baru

id kammi

Ketua Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Irfan Ahmad Fauzi dan pengurus organisasi kepemudaan Islam lain memberikan pernyataan pers di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Senin (11/3/2019). (Fransiska Ninditya)

Jakarta (ANTARA) - Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) mengecam keras aksi penembakan masjid di Selandia Baru karena peristiwa itu merupakan tragedi kemanusiaan yang membahayakan perdamaian antarsesama pemeluk agama dan antikemanusiaan.

"Ini adalah perbuatan yang sangat biadab. Apalagi dari berita yang tersebar, para pelaku adalah orang yang sangat anti terhadap Islam," kata Ketua KAMMI, Irfan Ahmad Fauzi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat.

Dia mengatakan peristiwa tersebut berpotensi membahayakan kedamaian antarsesama pemeluk agama.

Maka dari itu, Irfan berpendapat pelaku penembakan tersebut harus segera diungkap sampai tuntas agar tidak menyebabkan masalah lainnya.

"Kejadian ini harus diungkap sampai tuntas, apa motivasi pelaku melakukan penembakan tersebut. Apalagi para pelaku menyiarkannya secara langsung melalui media sosial, sungguh sangat biadab," kata Irfan.

Sebagaimana diberitakan, dua masjid yakni masjid Al Noor di Deans Ave dan masjid di pinggiran Linwood, Selandia Baru menjadi sasaran penembakan brutal oleh orang yang tidak dikenal.

Data terahir, sebanyak 40 orang telah meninggal dunia akibat tembakan membabi buta dari pelaku.

Pewarta : Anom Prihantoro
Editor: Alex Sariwating
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar