Sandiaga: rumah siap kerja tekan angka pengangguran

id sandiaga, luncurkan, rumah siap kerjja temanggung

Sandiaga Uno mengunjungi stan UMKM pada peluncuran Rumah Siap Kerja di Parakan, Kabupaten Temanggung. (Foto: Heru Suyitno)

Temanggung (ANTARA) - Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno mengatakan rumah siap kerja (RSK) sebagai upaya untuk menekan angka pengangguran di Indonesia.

"Rumah siap kerja ini merupakan tempat kegiatan kewirausahaan dan membuka lapangan kerja untuk anak muda," katanya usai peluncuran RSK di Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Sabtu.

Ratusan pendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menghadiri peresmian RSK di Jalan Pahlawan Parakan tersebut.

Sebelum menyampaikan orasi politik, Sandiaga meminta para pendukungnya yang berada di ruas jalan untuk memberi kesempatan arus lalu lintas berjalan lancar.

"Biar jalannya lebih lancar, sepeda motor supaya diparkir di tempat yang telah disediakan agar tidak membuat kemacetan. Kami hadir di Temanggung untuk menyapa masyarakat dan bukan untuk menimbulkan kemacetan," ucapnya.

Lebih lanjut Sandiaga menyampaikan RSK merupakan tempat pelayanan terpadu satu pintu bagi generasi muda yang ingin bekerja atau menjadi pelaku wirausaha. Konsep RSK adalah kemitraan antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

Ia menegaskan RSK bekerja sama dengan sejumlah perusahaan besar dengan cara memberi insentif kepada mereka agar mendukung sekaligus merekrut anak-anak muda untuk masuk ke dunia kerja.

Menurut dia saat ini sudah ada lima hingga enam perusahaan yang telah berkolaborasi dengan RSK.

"RSK tempat berkumpul yang asyik buat anak muda, bermanfaat untuk pemuda, rumah tempat kumpul anak muda beraktivitas, dan juga pusat pelayanan terpadu satu pintu untuk yang mencari kerja," tuturnya.

Ia menuturkan terlepas dari proses politik, pihaknya ingin anak-anak muda bisa mendapatkan kesempatan kerja, karena 61 persen dari pengangguran ini isinya anak-anak muda usia 15 hingga 24 tahun.

Pewarta : Heru Suyitno
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar