Gerbong Luxury generasi 2 diluncurkan di KA Gajayana

id KAI Daop 8 Surabaya, Gerbong Luxury, Daop Surabaya, Gerbong Luxury generasi 2

Petugas PT. Kereta Api Indonesia mengecek kelengkapan fasilitas di Gerbong Luxury sebelum dioperasikan dengan lokomotif Kereta Api Gajayana, Jurusan Malang-Jakarta di Stasiun Kotabaru Malang, Jawa Timur, Sabtu (25/5/2019). Gerbong kereta api mewah berkapasitas 26 tempat duduk tersebut dilengkapi berbagai macam fasilitas seperti televisi, musik dan layanan personal sehingga diharapkan dapat menjadi salahsatu alternatif pilihan alat transportasi mudik yang nyaman. (Antara Jatim/Ari Bowo Sucipto/zk)

Surabaya (ANTARA) - Gerbong Luxury generasi 2 yang dilengkapi layaknya fasilitas pesawat terbang diluncurkan oleh PT KAI Daop 8 Surabaya pada KA Gajayana relasi Malang-Gambir, untuk menyambut angkutan lebaran 2019.

Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto dalam keterangan persnya di Surabaya, Senin mengatakan gerbong kereta luxury 2 ini merupakan generasi terbaru dari gerbong kereta Luxury sebelumnya yang telah dirilis pada tahun 2018.

Meski tidak terlalu banyak perbedaan, kata dia, namun terdapat beberapa keunggulan daripada pendahulunya, antara lain jumlah tempat duduk dan rute KA yang lebih banyak, dan dari segi fasilitas berkapasitas 26 tempat duduk, sedangkan sebelumnya hanya 18 tempat duduk.

"Minat masyarakat untuk menggunakan kereta Luxury generasi pertama sangat positif. Sebagai contoh, rata-rata okupansi Kereta Argo Bromo Anggrek Luxury (Surabaya Pasar Turi - Gambir/pp) mencapai 108 persen," kata Suprapto.

Oleh karena itu, melihat okupansinya yang tinggi KAI Daop 8 Surabaya kembali mengadakan layanan gerbong Kereta Luxury generasi 2 untuk melayani lebih banyak penumpang.

"Kali ini giliran KA Gajayana yang dirangkaikan dengan layanan gerbong Kereta Luxury generasi 2, dengan jadwal keberangkatan dari Stasiun Malang Jam 13:30 WIB, dan Tiba di Stasiun Gambir jam 04:27 Wib. Sementara jadwal KA Gajayana (KA 42) relasi Gambir tujuan Malang, berangkat Stasiun Gambir jam 17:40 Wib, dan tiba di Stasiun Malang jam 09:06 WIB," katanya.

Ia mengatakan, layanan eksklusif gerbong ini seperti layaknya di pesawat terbang, seperti kursi yang dapat direbahkan hingga 140 derajat secara elektrik, kursi yang bisa diputar 180 derajat, sandaran kaki elektrik, televisi, USB charging power source, foldable food tray, bantal, selimut, handuk wajah, train attendance button, lampu baca, dan fasilitas untuk kenyamanan penumpang lainnya.

"Tak hanya itu, penumpang juga disediakan makanan berat, minuman dan makanan penutup selama perjalanan. Tambahan fasilitas lainnya penumpang bisa menikmati minuman dan snack sepuasnya (free flow), sebab KAI menugaskan 1 orang Pramugari khusus pada Kereta Luxury 2 untuk melayani para penumpang yang ada," katanya.

Terkait harga tiket, kata Suprapto, dibanderol dengan harga Rp1.000.000 untuk keberangkatan 26 Mei 2019 hingga 26 Juni 2019, dan pemesanan dapat dilakukan di loket stasiun, aplikasi KAI Access, Website KAI, dan seluruh channel penjualan resmi KAI lainnya.

"Gerbong ini adalah bentuk inovasi KAI untuk meningkatkan layanan dan kenyamanan bagi pengguna KA. Selain itu kereta ini hadir untuk menjawab antusiasme masyarakat untuk menggunakan kereta dengan pelayanan istimewa," katanya.

Ia berharap, masyarakat Malang dapat merasakan sensasi naik kereta dengan tingkat pelayanan dan kenyamanan yang lebih eksklusif, dan dapat dimanfaat bagi peningkatan tingkat jumlah kunjungan wisatawan ke wilayah Malang.

Baca juga: PT KAI tambah gerbong antisipasi lonjakan penumpang Lebaran
Baca juga: Pabrik KA Banyuwangi mampu produksi empat gerbong/hari

Pewarta : A Malik Ibrahim
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar