6.364 pemudik jalur laut sudah berangkat ke Surabaya dari Banjarmasin

id Pelabuhan Trisakti Banjarmasin,Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banjarmasin Bambang Gunawan,DLU,PT Dharma Lautan Uta

Calon penumpang KM Kumala milik PT Dharma Lautan Utama (DLU) mulai memasuki area terminal Pelabuhan Trisakti Banjarmasin yang akan berangkat Selasa malam. (ANTARA/firman)

Banjarmasin (ANTARA) - Arus mudik jalur laut di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kalimantan Selatan mulai terlihat ramai dan hngga H-9 Lebaran pada tanggal 27 Mei 2019, sebanyak 6.364 pemudik sudah berangkat ke Surabaya.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banjarmasin Bambang Gunawan mengungkapkan, momen mudik tahun ini memang mengalami peningkatan penumpang yang cukup signifikan.

"Jika dibanding periode yang sama pada tahun 2018, penumpang naik atau berangkat tujuan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya hanya 1.554 orang," kata dia, Selasa.

Posko Terpadu Angkutan Lebaran tahun 2019 di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin yang dikomando KSOP pun terus memantau peningkatan penumpang sejak H-15 atau tanggal 21 Mei 2019.

"Setiap harinya rata-rata ada 2 sampai 3 kapal berangkat. Dimana jumlah penumpang yang turun asal Surabaya tujuan Banjarmasin lebih sedikit daripada penumpang naik atau mudik ke Pulau Jawa. Hingga H-9, untuk penumpang turun hanya 1.514 orang," jelas Bambang.

Berdasarkan pantauan pada Selasa siang, ada dua kapal yang tiba dan berangkat di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

Pertama KM Niki Sejahtera milik PT Berlian Lautan Sejahtera yang berdasarkan manifest kapal mengangkut penumpang naik 342 jiwa dan 82 unit kendaraan.

 

Sementara kedua ada KM Kumala milik PT Dharma Lautan Utama (DLU) yang berkapasitas penumpang 1.100 orang dan 90 unit kendaraan.

"KM Kumala mulai kami operasikan sejak H-15 sebagai kapal tambahan. Tentu harapannya dapat menambah daya angkut dari dua kapal lain, yakni KM Dharma Kartika IX 1.700 penumpang serta 300 unit mobil kecil dan KM Kirana IX kapasitasnya 1.300 penumpang dan 150 kendaraan," jelas Kepala Cabang PT Dharma Lautan Utama Banjarmasin Anton Wahyudi.

Di sisi lain, para penumpang mengaku senang bisa mudik lebih awal. Seperti yang diungkapkan Suwito dan istrinya Sri Endah Iswati.

"Alhamdulillah bisa pulang sekarang, karena kalau sudah dekat Lebaran pasti penumpangnya penuh dan tiket jadi lebih mahal," ucap Suwito yang akan naik KM Kumala dan telah mengantongi tiket yang dibelinya seharga Rp 440 ribu di salah satu agen penjualan tiket kapal laut di Banjarmasin.

Pewarta : Firman
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar