BUMN di bawah Danantara diproyeksikan mencetak laba bersih sekitar Rp335 triliun pada 2025, melampaui target yang ditetapkan. Capaian ini menunjukkan hasil positif dari transformasi tata kelola dan penguatan fundamental bisnis perusahaan negara.
Hingga April 2026, sejumlah BUMN mencatat pertumbuhan laba signifikan, termasuk Pertamina, MIND ID, Pupuk Indonesia, Bank Mandiri, BRI, Pelindo, dan Pegadaian. Sementara itu, Krakatau Steel dan Kimia Farma berhasil berbalik dari kondisi rugi menjadi laba, menandakan transformasi BUMN berjalan sesuai arah yang diharapkan.