"Shutdown" Berakhir
Jumat, 18 Oktober 2013 18:36 WIB
Presiden AS, Barack Obama
Washington (ANTARA
News) - Presiden Barack Obama Kamis pagi waktu setempat menandatangani
sebuah RUU yang mengakhiri penghentian operasi pemerintah (shutdown) yang sudah berlangsung dua pekan dan sekaligus memperluas otoritas Departemen Keuangan dalam perihal utang.
Pengumuman Gedung Putih itu adalah bagian final dalam drama politik menegangkan yang sempat mengancam gagal bayarnya utang AS dan mengguncang pasar keuangan seluruh dunia.
Direktur Badan Manajemen dan Anggaran Sylvia Mathews Burwell mengatakan pemerintah akan kembali beroperasi secara penuh sesegera mungkin.
"Ini adalah masa yang tentunya menantang pegawai Federal dan saya ingin berterimakasih kepada para pegawai negeri bangsa kita yang telah berdedikasi dalam berkomitmen untuk terus melayani rakyat Amerika," tulis dia seperti dikutip AFP.
Kebanyakan PNS yang dirumahkan selama dua pekan terakhir diperkirakan kembali bekerja Kamis waktu AS ini, kata Burwell.
Pengumuman Gedung Putih itu adalah bagian final dalam drama politik menegangkan yang sempat mengancam gagal bayarnya utang AS dan mengguncang pasar keuangan seluruh dunia.
Direktur Badan Manajemen dan Anggaran Sylvia Mathews Burwell mengatakan pemerintah akan kembali beroperasi secara penuh sesegera mungkin.
"Ini adalah masa yang tentunya menantang pegawai Federal dan saya ingin berterimakasih kepada para pegawai negeri bangsa kita yang telah berdedikasi dalam berkomitmen untuk terus melayani rakyat Amerika," tulis dia seperti dikutip AFP.
Kebanyakan PNS yang dirumahkan selama dua pekan terakhir diperkirakan kembali bekerja Kamis waktu AS ini, kata Burwell.
Pewarta :
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Gempa dahsyat guncang Jepang, 38 orang tewas dan ribuan bertahan di pengungsian
03 August 2026 4:21 WIB