Jakarta (ANTARA
News) - Satu dari setiap lima bintang serupa matahari di Galaksi Bima
Sakti memiliki planet seukuran Bumi yang posisinya layak untuk
keberadaan air, satu bahan kunci kehidupan.
Hasil analisis
data-data yang selama tiga tahun dikumpulkan teleskop antariksa Kepler
milik Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) menunjukkan bahwa galaksi
itu merupakan rumah bagi 10 miliar dunia yang kemungkinan layak huni.
Jumlah
itu bisa bertambah berlipat ganda jika penghitungan juga melibatkan
planet-planet yang mengelilingi bintang-bintang kerdil merah yang lebih
dingin, tipe bintang yang paling umum di galaksi.
"Planet-planet
tampak beraturan," kata pemimpin studi Erik Petigura, mahasiswa
pascasarjana astronomi dari University of California di Berkeley,
seperti dilansir kantor berita Reuters.
Petigura membuat program
perangkat lunak sendiri untuk menganalisis data-data dari teleskop
antariksa dan menemukan 10 planet dengan ukuran diameter satu sampai dua
kali Bumi mengelilingi bintang induk pada jarak yang tepat untuk
keberadaan air cair permukaan.
Menurut hasil studi Petigura dan
rekan-rekannya, 22 persen dari 50 miliar bintang serupa matahari di
galaksi seharusnya memiliki planet seukuran Bumi yang posisinya
memungkinkan untuk keberadaan air.
Studi Kepler yang lain
menunjukkan bahwa ada 3.538 kandidat planet dan 647 di antaranya
berukuran serupa Bumi, kata astronom Jason Rowe dari SETI Institute di
Mountain View, California.
Di antara 3.538 kandidat itu, lanjut
dia, 104 di antaranya berada pada posisi yang tepat dari bintang induk
mereka sehingga memungkinkan keberadaan air.
"Ketika perburuan
eksoplanet dimulai, semua orang mengharapkan sistem tata surya terlihat
seperti kita. Tapi kami menemukan yang sebaliknya, bahwa ada sangat
beragam sistem di luar sana," kata dia.
Satu Dari Lima Bintang Galaksi Bima Sakti Mungkin Berair
Selasa, 5 November 2013 11:33 WIB
Ilustrasi, Astronom temukan galaksi terjauh di alam semesta (ub.ac.id)Istimewa
Pewarta :
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026