Jakarta (Antara Kalteng) - Ketua Komisi I DPR RI Mahfudz Siddik mengkritik penyelenggaraan Panasonic Award karena beberapa nominasi pemenang justru acara di televisi yang telah mendapat sanksi dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).
"Panasonic Award sebagai ajang penghargaan tahunan terhadap program siaran televisi nasional telah digelar pada Kamis (28/5) malam lalu," katanya dalam penrnyataan yang disampaikan di Jakarta, Minggu.
Perhelatan ini, kata dia, punya gengsi dan sudah berlangsung selama belasan tahun serta ada nama besar Gobel di balik Panasonic. "Namun mengejutkan sekali menyaksikan nominasi program-program acara yang dihasilkan dan pemenang yang diumumkan dalam Panasonic Award," katanya.
Hal itu karena banyak program tersebut justru acara yang telah mendapat sanksi dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) karena isi tayangannya melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS).
"Coba bayangkan ada program YKS yang sudah diberhentikan KPI tapi masuk nominasi. Ada program sinetron '7 Manusia Serigala' yang ditegur keras KPI malah jadi pemenang," katanya.
Lebih konyol lagi program "Pesbuker" yang pernah diberhentikan sementara oleh KPI juga menjadi pemenang. "Maka tak heran bila Panasonic Award kali ini mendapat reaksi negatif dari masyarakat," katanya.
Dengan mengacu kepada survei rating dari AC Nielsen untuk nominasi dan SMS masyarakat untuk penentuan pemenang, Panasonic Award bisa dituduh banyak pihak lebih sebagai agen industri dan pembenaran terhadap selera rendah sebagian masyarakat.
Apalagi, kata politisi PKS ini, Panasonic Award tidak melibatkan KPI sebagai lembaga yang oleh UU Penyiaran diberikan otoritas penilaian dan pengawasan isi siaran.
"Yang lebih serius penilaian yang dilakukan Panasonic Award ada yang bertabrakan dengan arah dan tujuan penyiaran nasional yang selama ini diatur dalam UU Penyiaran," katanya.
Jadi, menurut dia, jika Panasonic Award tidak bisa dan tidak mau melakukan perbaikan dalam sistem penilaian dan memperhatikan sungguh-sungguh UU Penyiaran, maka sebaiknya dihentikan saja.
Panasonic Award Dikritik, Pemenangnya Justru Terkena Sanksi KPI
Minggu, 31 Mei 2015 20:43 WIB
Ilustrasi (istimewa)
Pewarta : Sri Muryono
Editor : Zaenal A.
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Komitmen dalam pembangunan infrastruktur, Lamandau raih Sutami Award 2025
02 December 2025 15:07 WIB
Kementerian PU beri Pemprov Kalteng penghargaan atas kinerja dalam penyelenggaraan jalan
02 December 2025 14:29 WIB
Empat juru damai di Kalteng raih penghargaan nasional Peacemaker Justice Award
26 November 2025 18:27 WIB
Dosen UPR asal Sampit jadi lulusan terbaik, raih Chancellor Award di Malaysia
15 November 2025 19:23 WIB
Bank Kalteng raih dua penghargaan nasional pada GRC & Leadership Award 2025
13 November 2025 6:58 WIB