Ini tips jaga kesehatan selama Ramadan
Senin, 21 Mei 2018 15:14 WIB
Ilustrasi tidur (pixabay.com)
Jakarta (Antaranews Kalteng) - Selain asupan makanan saat berbuka puasa dan sahur, aktifitas fisik rutin, kualitas tidur yang baik juga penting agar kita bisa tetap sehat selama menjalani puasa di bulan Ramadan.
Dr Nerina Ramlakhan PhD, ahli tidur dari Meliá Hotels & Resorts, mengatakan, kualitas tidur tidak hanya memberikan penyembuhan fisik, namun juga dapat membantu peremajaan secara mental, emosional, dan psikologis.
"Saat kita mendapatkan kualitas tidur yang baik, inspirasi, semangat, dan rasa bahagia dalam hidup akan muncul kembali. Hal ini akan berdampak pada seluruh aspek, sehingga kita harus menghargai waktu tidur kita.” ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Rabu.
Terutama lagi, sambung dia, memasuki bulan puasa, tentunya tubuh mendapatkan asupan gizi dan cairan yang lebih sedikit dibandingkan biasanya, sehingga tidur berkualitas menjadi semakin penting untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Agar mendapatkan tidur yang baik dalam waktu yang terbatas, dia menyarankan kita juga melakukan meditasi, dan memenuhi asupan nutrisi sesuai kebutuhan tubuh saat sahur dan berbuka puasa.
Kualitas tidur orang Indonesia
Sleep Report Indonesia 2018 mengungkapkan mayoritas masyarakat Indonesia memiliki kualitas tidur nyenyak yang rendah, dengan memiliki kualitas tidur terbaik pada usia 18-34 tahun. Sementara mereka yang berusia lebih lanjut memiliki kualitas tidur yang lebih buruk.
Hasil ini didapat berdasarkan data yang diekstrasi dari 975,742 pengguna aplikasi Sleep Cycle selama lebih dari 81,298,155 malam selama tahun 2017.
Data juga menunjukkan bahwa perempuan Indonesia memiliki kualitas tidur yang secara signifikan lebih baik dibandingkan dengan kaum pria. Perempuan rata – rata beristirahat pada pukul 23.51 sedangkan kaum pria baru beristirahat pada pukul 00.00.
Indonesia juga memliki waktu tidur yang bervariasi. Masyarakat kota Denpasar rata – rata beristirahat di pukul 23.40, sedangkan kota Jakarta tidak beristirahat hingga pukul 00.09.
Dr Nerina Ramlakhan PhD, ahli tidur dari Meliá Hotels & Resorts, mengatakan, kualitas tidur tidak hanya memberikan penyembuhan fisik, namun juga dapat membantu peremajaan secara mental, emosional, dan psikologis.
"Saat kita mendapatkan kualitas tidur yang baik, inspirasi, semangat, dan rasa bahagia dalam hidup akan muncul kembali. Hal ini akan berdampak pada seluruh aspek, sehingga kita harus menghargai waktu tidur kita.” ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Rabu.
Terutama lagi, sambung dia, memasuki bulan puasa, tentunya tubuh mendapatkan asupan gizi dan cairan yang lebih sedikit dibandingkan biasanya, sehingga tidur berkualitas menjadi semakin penting untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Agar mendapatkan tidur yang baik dalam waktu yang terbatas, dia menyarankan kita juga melakukan meditasi, dan memenuhi asupan nutrisi sesuai kebutuhan tubuh saat sahur dan berbuka puasa.
Kualitas tidur orang Indonesia
Sleep Report Indonesia 2018 mengungkapkan mayoritas masyarakat Indonesia memiliki kualitas tidur nyenyak yang rendah, dengan memiliki kualitas tidur terbaik pada usia 18-34 tahun. Sementara mereka yang berusia lebih lanjut memiliki kualitas tidur yang lebih buruk.
Hasil ini didapat berdasarkan data yang diekstrasi dari 975,742 pengguna aplikasi Sleep Cycle selama lebih dari 81,298,155 malam selama tahun 2017.
Data juga menunjukkan bahwa perempuan Indonesia memiliki kualitas tidur yang secara signifikan lebih baik dibandingkan dengan kaum pria. Perempuan rata – rata beristirahat pada pukul 23.51 sedangkan kaum pria baru beristirahat pada pukul 00.00.
Indonesia juga memliki waktu tidur yang bervariasi. Masyarakat kota Denpasar rata – rata beristirahat di pukul 23.40, sedangkan kota Jakarta tidak beristirahat hingga pukul 00.09.
Pewarta : Lia Wanadriani Santosa
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kanwil Kemenkum Kalteng ingatkan pegawai jaga kesehatan-integritas di tengah kabut asap
31 August 2026 17:52 WIB
Ancaman radiasi! Barantin musnahkan udang tercemar Cs-137 jaga kesehatan publik
17 November 2025 15:39 WIB
Terpopuler - Hiburan
Lihat Juga
Ge Pamungkas sebut "Autopsy: Dead Body Can Talk" buka pandangan tentang dokter forensik
02 September 2026 5:47 WIB
Survei: Menabung tetap jadi prioritas warga Selandia Baru di tengah tekanan biaya hidup
24 July 2026 16:53 WIB