Jakarta (Antaranews Kalteng) – Penelitian University of Chicago menyatakan sebesar 75 persen perempuan di seluruh dunia akan cenderung menjadi gemuk setelah melahirkan, khususnya kelahiran bayi pertama. 

Tubuh yang terlihat gemuk acapkali menganggu bagi para ibu pascamelahirkan. Oleh karena itu, olahraga menjadi solusi untuk mengembalikan postur tubuh kembali ideal. 

Tentu saja, ibu pascamelahirkan mesti memenuhi persyaratan tertentu. 

“Untuk ibu yang melahirkan normal dapat berolahraga setelah melewati masa nifas (40 hari). Sedangkan, ibu dengan caesar itu diizinkan berolahraga setelah tiga bulan,” tegas Prenatal & Post Natal Certified Trainer Adianti Reksoprodjo saat acara kampanye Mothercare #getitwithstroller di Jakarta, Kamis.

Menurut Anti, ibu pascamelahirkan ini dapat menggunakan strolleratau kereta dorong bayi sebagai penunjang olahraga. 

“Dengan stroller ini para ibu dapat melakukan gerakan squats. Gerakan ini dapat membuat bokong dan otot perut menjadi lebih kencang. Apalagi setelah melahirkan, bagian tubuh kendur,” jelas Founder FitMum& Bub seraya menyarankan agar berolahraga selama 30-45 menit. 

Anti berkata bahwa stroller ini sebagai “beban”. Meski demikian, para ibu mesti memerhatikan faktor keamanan. 

“Gunakan stroller dengan roda yang besar karena memiliki suspensi yang baik. Kemudian, pastikan dua roda depan itu terkunci sehingga tidak roda tidak mudah berbelok,” ungkapnya. 

Anti juga memberikan saran bila hendak berolahraga dengan stroller dengan membawa bayi, misalnya jogging. “Pastikan bayi Anda dalam kondisi kenyang atau telah diberikan ASI. Sehingga, bayi tidak rewel selama Anda berolahraga,” imbuhnya. 


Pewarta : Anggarini Paramitha
Uploader : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2024