Perusahaan pada Jobstreet dipastikan valid
Jumat, 14 Desember 2018 12:08 WIB
Ilustrasi - Sejumlah pelamar menyiapkan berkas lamaran pada bursa kerja yang diselenggarakan oleh Disnaker Kota Tasikmalaya di Gedung Sebaguna Balaikota, Jawa Barat, Senin (16/4/2018). (ANTARA FOTO/Adeng Bustomi)
Jakarta (Antaranews Kalteng) - Platform perekrutan tenaga kerja online Jobstreet mengaku selalu memastikan bahwa perusahaan pencari calon karyawan yang melalui layanannya adalah perusahaan valid.
“Kita selalu verifikasi dulu dengan meminta kelengkapan dokumen untuk memastikan perusahaan itu benar-benar valid,” kata Faridah Lim, Country Manager Jobstreet.com Indonesia, di Jakarta, Kamis.
Menurutnya, Jobstreet tidak henti-hentinya memberi wadah untuk kelayakan pencari kerja agar tidak dibodohi oleh perusahaan fiktif atau bodong.
Dengan kemajuan teknologi seperti sekarang ini, banyak pencari kerja yang asal menanggapi saja panggilan dalam bentuk apa pun, termasuk permintaan uang, dan mereka terkecoh dengan panggilan tersebut karena dijanjikan gaji (salary) yang besar.
Fardah Lim mengatakan, Jobstreet—yang digunakan oleh lebih 7,6 juta pencari kerja—hadir untuk menyediakan perusahaan berkualitas dan memaksimalkan perusahaan untuk menemukan karyawan pilihan.
"Kita punya satu tim, nanti mereka akan menelfon, googling, ngecek ke kantornya dan tanya informasi industrinya bergerak di bidang apa, bidang usahanya apa, itu semua kita datanya lengkap,” katanya.
Selain itu, Jobstreet juga mengeluarkan salah satu fitur canggih yang ditawarkan kepada pencari kerja, yaitu SIVA Recruitment Centre, satu Talent Search dimana HRD perusahaan dapat melihat profil pencari kerja dengan memasukan kata kunci saja.
“Kita selalu verifikasi dulu dengan meminta kelengkapan dokumen untuk memastikan perusahaan itu benar-benar valid,” kata Faridah Lim, Country Manager Jobstreet.com Indonesia, di Jakarta, Kamis.
Menurutnya, Jobstreet tidak henti-hentinya memberi wadah untuk kelayakan pencari kerja agar tidak dibodohi oleh perusahaan fiktif atau bodong.
Dengan kemajuan teknologi seperti sekarang ini, banyak pencari kerja yang asal menanggapi saja panggilan dalam bentuk apa pun, termasuk permintaan uang, dan mereka terkecoh dengan panggilan tersebut karena dijanjikan gaji (salary) yang besar.
Fardah Lim mengatakan, Jobstreet—yang digunakan oleh lebih 7,6 juta pencari kerja—hadir untuk menyediakan perusahaan berkualitas dan memaksimalkan perusahaan untuk menemukan karyawan pilihan.
"Kita punya satu tim, nanti mereka akan menelfon, googling, ngecek ke kantornya dan tanya informasi industrinya bergerak di bidang apa, bidang usahanya apa, itu semua kita datanya lengkap,” katanya.
Selain itu, Jobstreet juga mengeluarkan salah satu fitur canggih yang ditawarkan kepada pencari kerja, yaitu SIVA Recruitment Centre, satu Talent Search dimana HRD perusahaan dapat melihat profil pencari kerja dengan memasukan kata kunci saja.
Pewarta : Ani Apriliani
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Snap resmi bentuk Spectacles Labs sebagai anak perusahaan baru untuk kacamata AR
29 January 2026 15:07 WIB
Pemkab Barut larang pelangsir BBM dan atur jadwal kendaran dinas di SPBU Perusda
14 January 2026 20:45 WIB
PT SLK berdayakan masyarakat dengan Program PETRA BABI berbasis peternakan berkelanjutan
30 December 2025 18:00 WIB
PLN: Seluruh gardu induk Aceh beroperasi normal, dilanjutkan pemulihan distribusi hingga ke masyarakat
21 December 2025 6:05 WIB
PLTU Kalteng-1 Volley Tournament Series-4, beri ruang konstruktif bagi pemuda
19 December 2025 11:33 WIB
Peduli ketahanan pangan masyarakat melalui program penyaluran sembako dan pupuk oleh PT Bumi Makmur Waskita
15 December 2025 10:11 WIB
TAPG perkuat pemberdayaan petani sawit lewat skema plasma satu atap di Sukamara
12 December 2025 6:41 WIB
PLN pulihkan sistem kelistrikan Sumbar pasca bencana, Agam kembali menyala
07 December 2025 5:30 WIB
Terpopuler - Teknologi
Lihat Juga
Komdigi luncurkan program penguatan kompetensi keamanan siber bagi generasi muda
01 February 2026 15:04 WIB
Google hentikan fitur pemutaran latar belakang YouTube untuk pengguna gratis
01 February 2026 13:43 WIB