Jakarta (ANTARA) - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk tetap terbuka terhadap kritik setelah kasus laporan pencemaran nama baik atas unggahan Youtuber Rius Vernandes yang kemudian sepakat untuk diselesaikan secara kekeluargaan.

Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat, mengatakan pihaknya bahkan juga membuka pintu seluas-luasnya bagi para Youtuber atau “influencer” untuk mengunjungi fasilitas dan terbang bersama maskapai nasional tersebut.

“Kami terbuka untuk menerima kritikan karena kami merasa masih banyak kekurangan. Kami mengimbau semua pihak untuk membangun komunikasi yang lebih baik,” ujarnya.

Pernyataan serupa juga disampaikan Serikat Karyawan Garuda Indonesia (Sekarga) yang awalnya melaporkan Youtuber rius Vernandes dan kekasihnya atas dugaan pencemaran nama baik karena unggahan viral mengenai menu tulis tangan di kelas bisnis Garuda Indonesia.

Baca juga: Pesawat Garuda bawa jamaah putar balik setelah terbang 4 jam

“Garuda Indonesia terbuka terhadap kritik karena itu adalah bagian untuk menjaga Garuda Indonesia sendiri,” kata Ketua Harian Sekarga Tommy Tampatty.

Tommy menyampaikan permintaan maaf atas ramainya pemberitaan terkait pelaporan tersebut. Ia pun mengaku diingatkan Dirut Garuda Indonesia untuk melihat esensi penting dalam kasus tersebut.

“Kami memang dipanggil Pak Dirut, beliau ingatkan kami akan hal esensi yang penting, yaitu perdamaian,” ujarnya.

Unggahan viral Youtuber Rius Vernandes mengenai menu tulis tangan di kelas bisnis Garuda Indonesia berakhir damai. Sekarga sebagai pelapor resmi mencabut laporannya kepada Rius dan keduanya sepakat masalah telah selesai secara kekeluargaan.

Turut hadir dalam jumpa pers mengenai pencabutan laporan tersebut Dirut Garuda Indonesia Ari Askhara, Youtuber Rius Vernandes bersama kuasa hukumnya Abraham Sridjaja, pengacara kondang Hotman Paris Hutapea selaku mediator, Ketua Harian Yayasan Layanana Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi serta Ketua Harian Sekarga Tommy Tampatty.

Baca juga: Dua youtuber dilaporkan Garuda karena unggah foto menu tulis tangan
Baca juga: Larangan memotret di pesawat Garuda diganti dengan imbauan
Baca juga: KPK panggil mantan Dirut Garuda Indonesia

 


Pewarta : Ade Irma Junida
Uploader : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2024