Gara-gara bau kotoran, pria ini tega bunuh tetangganya sendiri hingga tewas
Selasa, 30 Juli 2019 17:23 WIB
Ilustrasi (ANTARA)
Medan (ANTARA) - Seorang pria warga Kelurahan Petapahan Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deliserdang, Sumut, tega menganiaya tetangganya sendiri hingga tewas.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Selasa, peristiwa ini bermula saat pelaku, Adi Proto Gultom, protes adanya kotoran di rumah pelaku. Pelaku menduga kotoran tersebut karena perbuatan korban yang diketahui bernama Juliana br Sinurat.
Merasa tidak terima, kemudian pelaku mendatangi korban, hingga terjadilah pertengkaran. Pelaku mengejar korban hingga ke tempat berjualannya yang tak jauh dari rumah mereka.
Sambil membawa sebilah parang, pelaku mengejar korban dan langsung menusukkan parang tersebut ke bagian perut korban dan membacok kedua tangan korban. Melihat korban terjatuh dan tidak sadarkan diri, pelaku melarikan diri.
Masyarakat sekitar yang melihat jasad korban, langsung melaporkan kejadian tersebut ke Kepolisian Sektor (Polsek) Lubuk Pakam, dan membawa korban ke Rumah Sakit Umum (RSU) Grand Medistra. Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.
Kasat Reskrim Polres Deli Serdang AKP Bayu Putra mengatakan, pelaku berhasil diringkus tak lama setelah kejadian. Pelaku diringkus di rumah kerabatnya di kawasan Tanjung Morawa.
"Pelaku diringkus usai polisi bekerjasama dengan pihak keluarga pelaku. Selain pelaku, polisi juga berhasil menyita barang bukti berupa parang yang digunakan untuk membunuh korban," katanya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Selasa, peristiwa ini bermula saat pelaku, Adi Proto Gultom, protes adanya kotoran di rumah pelaku. Pelaku menduga kotoran tersebut karena perbuatan korban yang diketahui bernama Juliana br Sinurat.
Merasa tidak terima, kemudian pelaku mendatangi korban, hingga terjadilah pertengkaran. Pelaku mengejar korban hingga ke tempat berjualannya yang tak jauh dari rumah mereka.
Sambil membawa sebilah parang, pelaku mengejar korban dan langsung menusukkan parang tersebut ke bagian perut korban dan membacok kedua tangan korban. Melihat korban terjatuh dan tidak sadarkan diri, pelaku melarikan diri.
Masyarakat sekitar yang melihat jasad korban, langsung melaporkan kejadian tersebut ke Kepolisian Sektor (Polsek) Lubuk Pakam, dan membawa korban ke Rumah Sakit Umum (RSU) Grand Medistra. Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.
Kasat Reskrim Polres Deli Serdang AKP Bayu Putra mengatakan, pelaku berhasil diringkus tak lama setelah kejadian. Pelaku diringkus di rumah kerabatnya di kawasan Tanjung Morawa.
"Pelaku diringkus usai polisi bekerjasama dengan pihak keluarga pelaku. Selain pelaku, polisi juga berhasil menyita barang bukti berupa parang yang digunakan untuk membunuh korban," katanya.
Pewarta : Nur Aprilliana Br. Sitorus
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terungkap, Irjen Napoleon pukuli dan lumuri Kece dengan kotoran manusia
20 September 2021 2:13 WIB, 2021
Siswa pemberi kotoran manusia ke bibir adik kelas dikeluarkan dari sekolah
26 February 2020 14:13 WIB, 2020
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Kasus kekerasan seksual santriwati di Pati berlanjut, polisi layangkan panggilan kedua
06 May 2026 21:55 WIB
Siswa bobol sistem keamanan NASA asal Pinrang pilih lanjut pendidikan di Unhas
06 May 2026 15:08 WIB