Senjata api dan amunisi dari paket Pos China ditemukan petugas Bea Cukai Ngurah Rai
Jumat, 18 Oktober 2019 16:23 WIB
Ilustrasi - Ratusan amunisi beserta magasin dan sepucuk senjata api laras panjang yang diamankan dari kelompok kriminal bersenjata di Bireuen, Sabtu (21/9/2019). ANTARA/Dok.Humas Polda Aceh/am.
Denpasar (ANTARA) - Petugas Bea Cukai Ngurah Rai menemukan senjata api jenis pistol berikut lima butir peluru dengan amunisi diprediksi berdiameter 4 mm, di Kantor Bea Cukai Ngurah Rai cabang Kantor Pos Besar, Renon, Denpasar berasal alamat pengirim dari Shanghai China.
"Betul soal penemuan senjata api itu," kata Kepala Kantor Bea Cukai I Gusti Ngurah Rai, Himawan Indarjono, usai dikonfirmasi melalui telepon di Denpasar, Jumat.
Dari kiriman tersebut, didapati satu amplop coklat berisi satu set senjata api dalam keadaan terurai dan lima butir amunisi.
Kiriman tersebut berasal dari Xuhui District Shanghai, Tiongkok, yang ditujukan kepada seseorang berinisial AGS yang beralamat di Denpasar Utara.
Ia mengatakan bahwa senjata api tersebut telah diserahterimakan kepada pihak Polda Bali untuk ditindak lanjuti.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Ngurah Rai Teddy Triatmojo, pada Senin (14/10) petugas melakukan pemeriksaan di mesin x-ray, dan menemukan benda mencurigakan.
Bentuk awal benda tersebut seperti kunci pintu rumah, kemudian dibongkar isi amplop dengan ukuran agak besar itu dan ditemukan senjata api jenis pistol.
"Pengirim senjata api dan amunisi ini berasal dari Xuhui Distric Shanghai China dengan penerima nya AGS di Denpasar Utara,"ucap Teddy.
Setelah dicek senjata api itu berjenis pistol atau senjata genggam, dan untuk amunisinya diprediksi berdiameter 4 mm.
"Jadi untuk memastikan kaliber serta keaktifan dari amunisi ini, nah diserahkanlah ke pihak Polda Bali, jadi penyelidikan lebih lanjut ada disana," katanya.
"Betul soal penemuan senjata api itu," kata Kepala Kantor Bea Cukai I Gusti Ngurah Rai, Himawan Indarjono, usai dikonfirmasi melalui telepon di Denpasar, Jumat.
Dari kiriman tersebut, didapati satu amplop coklat berisi satu set senjata api dalam keadaan terurai dan lima butir amunisi.
Kiriman tersebut berasal dari Xuhui District Shanghai, Tiongkok, yang ditujukan kepada seseorang berinisial AGS yang beralamat di Denpasar Utara.
Ia mengatakan bahwa senjata api tersebut telah diserahterimakan kepada pihak Polda Bali untuk ditindak lanjuti.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Ngurah Rai Teddy Triatmojo, pada Senin (14/10) petugas melakukan pemeriksaan di mesin x-ray, dan menemukan benda mencurigakan.
Bentuk awal benda tersebut seperti kunci pintu rumah, kemudian dibongkar isi amplop dengan ukuran agak besar itu dan ditemukan senjata api jenis pistol.
"Pengirim senjata api dan amunisi ini berasal dari Xuhui Distric Shanghai China dengan penerima nya AGS di Denpasar Utara,"ucap Teddy.
Setelah dicek senjata api itu berjenis pistol atau senjata genggam, dan untuk amunisinya diprediksi berdiameter 4 mm.
"Jadi untuk memastikan kaliber serta keaktifan dari amunisi ini, nah diserahkanlah ke pihak Polda Bali, jadi penyelidikan lebih lanjut ada disana," katanya.
Pewarta : Ayu Khania Pranishita
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPK amankan mobil dan 78 ribu dolar Singapura dalam penyidikan kasus Bea Cukai
16 March 2026 23:30 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Kasus kekerasan seksual santriwati di Pati berlanjut, polisi layangkan panggilan kedua
06 May 2026 21:55 WIB
Siswa bobol sistem keamanan NASA asal Pinrang pilih lanjut pendidikan di Unhas
06 May 2026 15:08 WIB