BPJAMSOSTEK gelar 'press gathering' bersama pemda dan media massa di Palangka Raya
Jumat, 20 Desember 2019 21:18 WIB
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Palangka Raya Royyan Huda pada kegiatan press gathering bersama pemda dan media massa di Palangka Raya, Jumat, (20/12/2019). (ANTARA/Rendhik Andika)
Palangka Raya (ANTARA) - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK Cabang Palangka Raya, Kalimantan Tengah menggelar 'press gathering' bersama pemerintah daerah dan media massa.
"Kegiatan ini kami laksanakan untuk menindaklanjuti hasil rapat gabungan Dewan Pengawas dan Direksi BPJS Ketenagakerjaan," kata Kepala BPJS Ketenagakerjaan Palangka Raya Royyan Huda, Jumat.
Adapun hasil rapat gabungan yang kami maksud, yaitu terkait penetapan BPJAMSOSTEK sebagai sebutan atau 'call name' BPJS Ketenagakerjaan dan telah diterbitkannya peraturan pemerintah terbaru tentang penyelenggaraan Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).
Untuk diketahui JKK merupakan jaminan yang memberikan kompensasi dan rehabilitasi bagi pekerja mengalami kecelakaan pada saat mulai berangkat, hingga tiba kembali di rumah atau menderita penyakit yang berkaitan dengan pekerjaannya.
Sedangkan JKM adalah program yang memberikan manfaat kepada keluarga tenaga kerja, seperti santunan kematian, santunan berkala, biaya pemakaman serta beasiswa pendidikan.
"Kami harapkan melalui pertemuan ini, hasil rapat gabungan di tingkat pusat tersebut bisa diketahui oleh semua pihak, baik oleh pemda maupun media massa yang kemudian ditindaklanjuti kepada masyarakat," jelasnya.
Pada pertemuan tersebut, hadir Kepala Diskominfo Kalteng Herson B Aden, Kepala Diskominfo Palangka Raya Aratuni D Djaban, perwakilan Disnakertrans Kalteng, media massa, baik media cetak, online maupun elektronik yang ada di Palangka Raya.
"Kegiatan ini kami laksanakan untuk menindaklanjuti hasil rapat gabungan Dewan Pengawas dan Direksi BPJS Ketenagakerjaan," kata Kepala BPJS Ketenagakerjaan Palangka Raya Royyan Huda, Jumat.
Adapun hasil rapat gabungan yang kami maksud, yaitu terkait penetapan BPJAMSOSTEK sebagai sebutan atau 'call name' BPJS Ketenagakerjaan dan telah diterbitkannya peraturan pemerintah terbaru tentang penyelenggaraan Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).
Untuk diketahui JKK merupakan jaminan yang memberikan kompensasi dan rehabilitasi bagi pekerja mengalami kecelakaan pada saat mulai berangkat, hingga tiba kembali di rumah atau menderita penyakit yang berkaitan dengan pekerjaannya.
Sedangkan JKM adalah program yang memberikan manfaat kepada keluarga tenaga kerja, seperti santunan kematian, santunan berkala, biaya pemakaman serta beasiswa pendidikan.
"Kami harapkan melalui pertemuan ini, hasil rapat gabungan di tingkat pusat tersebut bisa diketahui oleh semua pihak, baik oleh pemda maupun media massa yang kemudian ditindaklanjuti kepada masyarakat," jelasnya.
Pada pertemuan tersebut, hadir Kepala Diskominfo Kalteng Herson B Aden, Kepala Diskominfo Palangka Raya Aratuni D Djaban, perwakilan Disnakertrans Kalteng, media massa, baik media cetak, online maupun elektronik yang ada di Palangka Raya.
Pewarta : Muhammad Arif Hidayat
Editor : Admin 4
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tim Kendali Mutu Kendali Biaya Palangka Raya jamin kualitas layanan program JKN di Faskes
13 April 2026 19:13 WIB
Gubernur Kalteng prioritaskan kesehatan, tanggung iuran BPJS ratusan ribu warga tak mampu
02 March 2026 10:08 WIB
Presiden tetapkan kepemimpinan baru BPJS Ketenagakerjaan periode 2026-2031
23 February 2026 15:29 WIB
Pemerintah desa di Kotim bisa gunakan Dana Desa untuk lindungi pekerja rentan
23 February 2026 15:02 WIB
Disdik dan BPJS dorong sekolah swasta lindungi tenaga pendidik di Palangka Raya
16 February 2026 18:30 WIB
Terpopuler - Kota Palangkaraya
Lihat Juga
Pemkot Palangka Raya perkuat peran mahasiswa pada pembangunan lewat SP4N LAPOR
15 April 2026 15:17 WIB
Tim Kendali Mutu Kendali Biaya Palangka Raya jamin kualitas layanan program JKN di Faskes
13 April 2026 19:13 WIB