Wakil Menteri BUMN sebut ada kerugian pada saham PT Asabri
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo (tengah) bersama Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Pahala N Mansury (kanan) dan Komisaris Utama Chandra Hamzah (kiri) berpose usai melepaskan anak panah pada pembukaan Rapat Kerja BTN tahun 2020 di Jakarta, Jumat (10/1/2020). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.
Memang ada kerugian di portofolio sisi sahamnya. Ini sedang kita kaji karena nilainya bergerak terus tapi memang ada penurunan nilai di sisi sahamnya, katanya di Gedung Mahkamah Agung RI, Jakarta, Senin.
Kartika masih belum tahu waktu pasti dimulainya terdapat kerugian pada saham Asabri sebab masih dilakukan investigasi bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Kita lagi teliti dan menginvestigasi dengan BPK jadi belum terlihat dari kapannya. Tapi ini sudah cukup lama, ujarnya.
Di sisi lain, ia mengaku belum mengetahui strategi yang akan ditempuh dalam menyelesaikan kasus Asabri sebab masih dalam proses pendalaman bersama Menkopolhukam Mahfud MD.
Belum tahu, baru mau kita teliti dulu kejadiannya seperti apa dan loss-nya seperti apa. Kalau opsi Asabri belum ada opsi, katanya.
Ia mengatakan strategi tersebut pasti berbeda dengan penyelesaian kasus PT Asuransi Jiwasraya (Persero) sebab Asabri merupakan asuransi sosial sehingga tidak dilakukan secara business to business (B2B).
Asabri kan asuransi sosial bukan privat jadi pasti penyelesaiannya beda dengan Jiwasraya. Tidak bisa dalam konteks B2B, agak sulit karena mereka asuransi sosial, katanya.
Kartika menuturkan Kementerian BUMN akan berkoordinasi dengan Menkopolhukam Mahfud MD melalui pertemuan yang akan dilakukan pada akhir pekan ini.
Dipanggil Menteri Polhukam dulu. Belum tahu, akhir minggu ini mungkin," ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan pihaknya akan segera merombak jajaran direksi PT Asabri (Persero) dalam waktu dekat yang diperkirakan pada tahun 2020.
Ya pasti (dirombak), saya kira. Tahun ini, tahun ini (perombakannya), katanya.
Ia belum dapat memastikan perombakan direksi PT Asabri tersebut dilakukan secara keseluruhan atau tidak sebab masih akan didiskusikan dengan Menteri BUMN Erick Thohir.
Belum tahu, belum tahu. Ini masih diskusi sama Pak Menteri, ujarnya.
Sebelumnya pada Jumat (10/1), Menkopolhukam Mahfud MD mengaku sudah mendengar isu dugaan korupsi di tubuh PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri) sehingga ia meminta hal itu diungkap secara tuntas.
"Ya, saya mendengar ada isu korupsi di Asabri yang mungkin itu tidak kalah fantastisnya dengan kasus Jiwasraya, di atas Rp10 triliun," katanya.
Ia pun akan memanggil Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk meminta kejelasan soal dugaan korupsi di PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri) pada pekan ini.
"Minggu ini (akan dipanggil). Kan masih pada di luar negeri semua itu, pak Erick dan lainnya. Jadi kita akan panggil dan kemudian akan jalan (pembahasannya)," katanya.
Pewarta : Astrid Faidlatul Habibah
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
HUT ke-52, ASABRI Palangka Raya serahkan 500 bibit pohon ke SPN Tjilik Riwut
30 August 2023 14:19 WIB, 2023
Hakim vonis Benny nihil dan bayar uang pengganti Rp5,7 triliun terkait perkara korupsi Asabri
12 January 2023 22:47 WIB, 2023
Asabri dan Pegadaian kolaborasi kembangkan manfaat tambahan bagi nasabah
25 August 2022 15:14 WIB, 2022
Dua pihak swasta divonis 10 dan 13 tahun penjara terkait korupsi Asabri
05 January 2022 23:53 WIB, 2022
Sanitiar Burhanuddin apresiasi Erick Thohir bantu Kejaksaan RI ungkap kasus Jiwasraya-Asabri
01 January 2022 22:41 WIB, 2022
Terdakwa kasus korupsi Asabri Heru Hidayat menilai tuntutan mati zalim
13 December 2021 23:22 WIB, 2021
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Kasus kekerasan seksual santriwati di Pati berlanjut, polisi layangkan panggilan kedua
06 May 2026 21:55 WIB
Siswa bobol sistem keamanan NASA asal Pinrang pilih lanjut pendidikan di Unhas
06 May 2026 15:08 WIB