Polisi temukan kepala tengkorak pelajar diduga korban pembunuhan
Rabu, 22 Januari 2020 21:43 WIB
Tengkorak kepala manusia yang diduga adalah Astrid Aprilia pelajar SMA di daerah itu yang hilang sejak 8 November 2019 lalu. (Foto Antara)
Rejang Lebong (ANTARA) - Petugas Kepolisian Resor Rejang Lebong, Polda Bengkulu menemukan tengkorak kepala manusia diduga bagian dari tubuh pelajar kelas X SMA Negeri 2 daerah ini yang hilang 8 November 2019 lalu.
Kapolres Rejang Lebong AKBP Jeki Rahmat Mustika saat ikut melakukan pencarian di Sungai Air Merah, Kecamatan Curup Tengah, Rabu, mengatakan pihaknya dibantu dengan anggota TNI, Brimob Polda Bengkulu serta masyarakat menemukan tengkorak kepala manusia yang diduga adalah kepala korban pembunuhan atas nama Astrid Aprilia (15), sekitar pukul 11.30 WIB.
"Alhamdulillah, tadi petugas kami dibantu stakeholder anggota TNI, Brimob dan warga berhasil menemukan tengkorak kepala korban pembunuhan atas nama Astrid, sekitar pukul 11.30 WIB," kata dia.
Penemuan tengkorak kepala korban ini, setelah dilakukan penelusuran Sungai Air Merah, dengan lokasi penemuan diperkirakan berjarak sekitar 1 km dari lokasi pembuangan jasad korban oleh terduga pelaku bernisial Y pada November 2019 lalu, tepatnya di belakang TPU wilayah RT 04, Kelurahan Airbang.
Tengkorak kepala korban ini ditemukan petugas terbungkus kantong plastik warna hitam, namun untuk bagian tubuh lainnya belum ditemukan dan masih dalam pencarian petugas gabungan.
Selanjutnya jasad korban ini, kata dia, akan diserahkan ke pihak keluarga korban walaupun tidak utuh, setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter kesehatan Polri untuk memastikan apakah tengkorak kepala manusia ini adalah korban atau bukan.
Sebelumnya, Astrid Aprilia pelajar kelas I SMAN 2 Rejang Lebong dinyatakan hilang dari rumah Jumat 8 November 2019 sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu korban berpamitan dengan neneknya untuk mengeprint tugas sekolah di tempat fotokopi tidak jauh dari rumahnya dengan mengendarai sepeda motor merek Honda Scoopy warna hitam pelat nomor BD 3640 KV.
Korban yang tinggal di bedengan bersama neneknya di Gang Palm, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Curup Timur saat hilang mengenakan pakaian kaos garis-garis merah, hitam dan putih, kemudian menggunakan celana hitam serta jilbab hitam.
Kapolres Rejang Lebong AKBP Jeki Rahmat Mustika saat ikut melakukan pencarian di Sungai Air Merah, Kecamatan Curup Tengah, Rabu, mengatakan pihaknya dibantu dengan anggota TNI, Brimob Polda Bengkulu serta masyarakat menemukan tengkorak kepala manusia yang diduga adalah kepala korban pembunuhan atas nama Astrid Aprilia (15), sekitar pukul 11.30 WIB.
"Alhamdulillah, tadi petugas kami dibantu stakeholder anggota TNI, Brimob dan warga berhasil menemukan tengkorak kepala korban pembunuhan atas nama Astrid, sekitar pukul 11.30 WIB," kata dia.
Penemuan tengkorak kepala korban ini, setelah dilakukan penelusuran Sungai Air Merah, dengan lokasi penemuan diperkirakan berjarak sekitar 1 km dari lokasi pembuangan jasad korban oleh terduga pelaku bernisial Y pada November 2019 lalu, tepatnya di belakang TPU wilayah RT 04, Kelurahan Airbang.
Tengkorak kepala korban ini ditemukan petugas terbungkus kantong plastik warna hitam, namun untuk bagian tubuh lainnya belum ditemukan dan masih dalam pencarian petugas gabungan.
Selanjutnya jasad korban ini, kata dia, akan diserahkan ke pihak keluarga korban walaupun tidak utuh, setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter kesehatan Polri untuk memastikan apakah tengkorak kepala manusia ini adalah korban atau bukan.
Sebelumnya, Astrid Aprilia pelajar kelas I SMAN 2 Rejang Lebong dinyatakan hilang dari rumah Jumat 8 November 2019 sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu korban berpamitan dengan neneknya untuk mengeprint tugas sekolah di tempat fotokopi tidak jauh dari rumahnya dengan mengendarai sepeda motor merek Honda Scoopy warna hitam pelat nomor BD 3640 KV.
Korban yang tinggal di bedengan bersama neneknya di Gang Palm, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Curup Timur saat hilang mengenakan pakaian kaos garis-garis merah, hitam dan putih, kemudian menggunakan celana hitam serta jilbab hitam.
Pewarta : Nur Muhamad
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Usai penelusuran di Singapura, KPK temukan jejak broker dalam skandal Petral
21 November 2025 15:53 WIB
DPRD Kotim kecewa temukan tiga kades dan dua ASN terindikasi positif narkoba
20 November 2025 15:50 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Kasus kekerasan seksual santriwati di Pati berlanjut, polisi layangkan panggilan kedua
06 May 2026 21:55 WIB
Siswa bobol sistem keamanan NASA asal Pinrang pilih lanjut pendidikan di Unhas
06 May 2026 15:08 WIB