J.K. Rowling melepas hak cipta 'Harry Potter' selama pandemi corona
Selasa, 24 Maret 2020 8:47 WIB
Penulis buku "Harry Potter", J.K. Rowling (ANTARA/Shutterstock)
Jakarta (ANTARA) - J.K. Rowling melepas hak cipta atas bukunya "Harry Potter" untuk membantu para guru selama pandemi virus corona
Mengikuti saran dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang menyarankan orang untuk berlatih menjaga jarak sosial dan tinggal di rumah dalam upaya untuk mencegah penyebaran COVID-19, sekolah-sekolah di seluruh dunia telah ditutup dengan siswa yang belajar dari rumah.
Dalam upaya untuk membantu agar anak-anak tetap terlibat, penulis berusia 54 tahun itu mengumumkan melalui situs resminya bahwa untuk pertama kalinya ia melepas hak ciptanya dan tidak akan ada tuntutan.
"Para guru di mana saja di dunia diizinkan mengunggah video yang mereka baca sendiri dari buku Harry Potter 1-7 ke jaringan yang aman atau platform pendidikan tertutup mulai hari ini hingga akhir tahun sekolah (atau akhir Juli di belahan bumi selatan)," ujar Rowling dilansir Aceshowbiz, Selasa.
Penulis ini menggoda bahwa konsesi khusus ini hanyalah yang pertama dari beberapa inisiatif yang direncanakan untuk membantu membawa "Harry Potter" kepada anak-anak di rumah.
Wabah COVID-19 telah melihat lebih dari 328.000 kasus virus terdaftar di seluruh dunia, mengakibatkan korban tewas lebih dari 14.300, sejak dimulai pada Desember (19).
Mengikuti saran dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang menyarankan orang untuk berlatih menjaga jarak sosial dan tinggal di rumah dalam upaya untuk mencegah penyebaran COVID-19, sekolah-sekolah di seluruh dunia telah ditutup dengan siswa yang belajar dari rumah.
Dalam upaya untuk membantu agar anak-anak tetap terlibat, penulis berusia 54 tahun itu mengumumkan melalui situs resminya bahwa untuk pertama kalinya ia melepas hak ciptanya dan tidak akan ada tuntutan.
"Para guru di mana saja di dunia diizinkan mengunggah video yang mereka baca sendiri dari buku Harry Potter 1-7 ke jaringan yang aman atau platform pendidikan tertutup mulai hari ini hingga akhir tahun sekolah (atau akhir Juli di belahan bumi selatan)," ujar Rowling dilansir Aceshowbiz, Selasa.
Penulis ini menggoda bahwa konsesi khusus ini hanyalah yang pertama dari beberapa inisiatif yang direncanakan untuk membantu membawa "Harry Potter" kepada anak-anak di rumah.
Wabah COVID-19 telah melihat lebih dari 328.000 kasus virus terdaftar di seluruh dunia, mengakibatkan korban tewas lebih dari 14.300, sejak dimulai pada Desember (19).
Pewarta : Maria Cicilia
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dekorasi Imlek di China gunakan karakter serial Harry Potter sebagai tren baru
10 February 2026 13:12 WIB
Pemeran 'Harry Potter' beri penghormatan pada mendiang Michael Gambon
29 September 2023 11:22 WIB, 2023
Ini penyebab James Snyder dipecat dari Broadway 'Harry Potter and the Cursed Child'
24 January 2022 9:05 WIB, 2022
Terpopuler - Hiburan
Lihat Juga
Ashanty dijadwalkan jalani ujian doktor terbuka di Universitas Airlangga pada Rabu ini
13 May 2026 10:51 WIB