Harga sembako di Sukamara relatif normal
Rabu, 14 Oktober 2020 7:33 WIB
Foto Dokumentasi - Harga sembako di pasar maupun toko besar wilayah Sukamara, masih tergolong stabil dan normal. (ANTARA/Dokumentasi Pribadi)
Sukamara (ANTARA) - Dalam kondisi pandemi COVID-19, harga sembilan bahan pokok di Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah masih relatif normal tanpa adanya kenaikan harga yang signifikan.
“Kenaikan harga memang sempat terjadi saat wabah COVID-19 pertama kali terdeteksi di wilayah ini," kata Kepala Bidang Perdagangan pada Koperasi, UKM dan Perdagangan Sukamara, Ali Sofwan Nur, Selasa.
Kondisi waktu itu menimbulkan kepanikan warga yang langsung membeli kebutuhan sehari-hari dalam skala cukup besar. Namun saat ini kondisi tersebut tidak terjadi lagi.
Dijelaskannya, untuk harga sejumlah komoditas masih terbilang stabil, meski ada kenaikan harga pada cabe keriting yang tidak terlalu signifikan. Pihaknya juga rutin memantau di lapangan terkait perkembangan harga bahan pokok tersebut, baik di pasar maupun pertokoan.
“Kita selalu rutin melakukan pemantauan ke lapangan, guna memastikan harga masih stabil dan tidak mengalami fluktuasi yang sangat tinggi," jelasnya.
Hal itu pihaknya lakukan khususnya ke sejumlah toko besar dan pasar sebagai sampel, guna memastikan perkembangan data harga setiap minggunya.
Apabila ada lonjakan kenaikan harga yang cukup signifikan di pasaran, maka pihaknya bisa segera menanganinya dengan mencari tahu penyebab serta solusianya.
“Kami mengimbau masyarakat membeli kebutuhan sehari-hari seperti biasa, tidak perlu panik. Terpenting, selalu displin menerapkan protokol kesehatan,” ungkapnya.
“Kenaikan harga memang sempat terjadi saat wabah COVID-19 pertama kali terdeteksi di wilayah ini," kata Kepala Bidang Perdagangan pada Koperasi, UKM dan Perdagangan Sukamara, Ali Sofwan Nur, Selasa.
Kondisi waktu itu menimbulkan kepanikan warga yang langsung membeli kebutuhan sehari-hari dalam skala cukup besar. Namun saat ini kondisi tersebut tidak terjadi lagi.
Dijelaskannya, untuk harga sejumlah komoditas masih terbilang stabil, meski ada kenaikan harga pada cabe keriting yang tidak terlalu signifikan. Pihaknya juga rutin memantau di lapangan terkait perkembangan harga bahan pokok tersebut, baik di pasar maupun pertokoan.
“Kita selalu rutin melakukan pemantauan ke lapangan, guna memastikan harga masih stabil dan tidak mengalami fluktuasi yang sangat tinggi," jelasnya.
Hal itu pihaknya lakukan khususnya ke sejumlah toko besar dan pasar sebagai sampel, guna memastikan perkembangan data harga setiap minggunya.
Apabila ada lonjakan kenaikan harga yang cukup signifikan di pasaran, maka pihaknya bisa segera menanganinya dengan mencari tahu penyebab serta solusianya.
“Kami mengimbau masyarakat membeli kebutuhan sehari-hari seperti biasa, tidak perlu panik. Terpenting, selalu displin menerapkan protokol kesehatan,” ungkapnya.
Pewarta : Donefrid Lalang
Editor : Admin 4
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bupati tekankan rakor Ops Ketupat Telabang 2026 ciptakan kenyamanan masyarakat Sukamara
06 March 2026 18:01 WIB
Safari Ramadan di Desa Ajang, Bupati Sukamara ajak masyarakat perkuat kebersamaan
06 March 2026 12:51 WIB
Hadirkan KH Muhammad Nur Efendi, Bupati Sukamara ajak ASN perkuat keimanan dan kebersamaan
26 February 2026 17:43 WIB
Kejari Sukamara laksanakan Program Jaksa Masuk Sekolah tingkatkan kesadaran hukum pelajar
25 February 2026 7:04 WIB
Polres Sukamara giatkan Patroli Ramadhan ke rumah ibadah hingga permukiman
24 February 2026 8:42 WIB
Terpopuler - Sukamara
Lihat Juga
Bupati tekankan rakor Ops Ketupat Telabang 2026 ciptakan kenyamanan masyarakat Sukamara
06 March 2026 18:01 WIB
Safari Ramadan di Desa Ajang, Bupati Sukamara ajak masyarakat perkuat kebersamaan
06 March 2026 12:51 WIB
Hadirkan KH Muhammad Nur Efendi, Bupati Sukamara ajak ASN perkuat keimanan dan kebersamaan
26 February 2026 17:43 WIB
Kejari Sukamara laksanakan Program Jaksa Masuk Sekolah tingkatkan kesadaran hukum pelajar
25 February 2026 7:04 WIB