Bill Gates ungkap alasannya pilih pakai Android dibanding iPhone
Minggu, 28 Februari 2021 18:04 WIB
Bill Gates, Co-Chair dari Bill & Melinda Gates Foundation. ANTARA/REUTERS/Denis Balibouse/am.
Jakarta (ANTARA) - Awal pekan ini pendiri Microsoft, Bill Gates, berpartisipasi dalam sebuah ruang virtual di aplikasi obrolan audio Clubhouse, membahas berbagai macam topik, mulai dari perubahan iklim, pandemi COVID-19, hingga Steve Jobs.
Dalam pertemuan virtual itu, Gates juga berbincang soal Android vs iOS. Hal itu berawal dari perbincangan aplikasi Cloubhouse -- tempat obrolan tersebut berlangsung -- yang saat ini hanya tersedia di iOS.
Baca juga: Akun Twitter Bill Gates sampai Elon Musk diretas
Baca juga: Bill Gates sebut obat COVID-19 harus tersedia bagi yang membutuhkan
"Saya sebenarnya menggunakan ponsel Android. Karena saya ingin melacak semuanya, saya sering bermain-main dengan iPhone, tapi yang terus saya bawa adalah Android," ujar Gates, dikutip dari Android Authority, Minggu.
Gates juga mengungkap alasannya lebih memilih menggunakan Android ketimbang iPhone.
"Beberapa pabrikan Android melakukan pra-instal perangkat lunak Microsoft yang memudahkan saya. Mereka lebih fleksibel dalam menghubungkan perangkat lunak dengan sistem operasi. Jadi, begitulah akhirnya saya terbiasa," kata dia.
"Anda tahu, banyak teman saya yang menggunakan iPhone, jadi tidak sepenuhnya murni," dia menambahkan.
Pendiri Clubhouse, Paul Davison, yang juga berada di ruang virtual itu, menyela percakapan tersebut dan mengatakan kepada Gates bahwa versi Android dari aplikasi tersebut merupakan prioritas yang saat ini sedang dikerjakan.
Dalam wawancara tahun 2019, dikutip dari MacRumors, Gates mengakui bahwa kekalahan Microsoft dari Android sebagai platform ponsel pintar non-Apple adalah "salah satu kesalahan terbesar sepanjang masa" untuk perusahaan yang berbasis di Redmond itu.
Selama pertemuan di Clubhouse, Gates mengaku memiliki hubungan yang tidak nyaman dengan Steve Jobs, namun menyebut mantan CEO Apple itu "unik".
Dalam pertemuan virtual itu, Gates juga berbincang soal Android vs iOS. Hal itu berawal dari perbincangan aplikasi Cloubhouse -- tempat obrolan tersebut berlangsung -- yang saat ini hanya tersedia di iOS.
Baca juga: Akun Twitter Bill Gates sampai Elon Musk diretas
Baca juga: Bill Gates sebut obat COVID-19 harus tersedia bagi yang membutuhkan
"Saya sebenarnya menggunakan ponsel Android. Karena saya ingin melacak semuanya, saya sering bermain-main dengan iPhone, tapi yang terus saya bawa adalah Android," ujar Gates, dikutip dari Android Authority, Minggu.
Gates juga mengungkap alasannya lebih memilih menggunakan Android ketimbang iPhone.
"Beberapa pabrikan Android melakukan pra-instal perangkat lunak Microsoft yang memudahkan saya. Mereka lebih fleksibel dalam menghubungkan perangkat lunak dengan sistem operasi. Jadi, begitulah akhirnya saya terbiasa," kata dia.
"Anda tahu, banyak teman saya yang menggunakan iPhone, jadi tidak sepenuhnya murni," dia menambahkan.
Pendiri Clubhouse, Paul Davison, yang juga berada di ruang virtual itu, menyela percakapan tersebut dan mengatakan kepada Gates bahwa versi Android dari aplikasi tersebut merupakan prioritas yang saat ini sedang dikerjakan.
Dalam wawancara tahun 2019, dikutip dari MacRumors, Gates mengakui bahwa kekalahan Microsoft dari Android sebagai platform ponsel pintar non-Apple adalah "salah satu kesalahan terbesar sepanjang masa" untuk perusahaan yang berbasis di Redmond itu.
Selama pertemuan di Clubhouse, Gates mengaku memiliki hubungan yang tidak nyaman dengan Steve Jobs, namun menyebut mantan CEO Apple itu "unik".
Pewarta : Arindra Meodia
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kemkomdigi-Bill and Melinda Gates Foundation bermitra guna percepat transformasi digital
07 December 2024 10:03 WIB, 2024
Penyesalan Bill Gate hingga akibatkan Windows Mobile kalah saing dari Android
09 November 2019 16:20 WIB, 2019
Terpopuler - Teknologi
Lihat Juga
Standar keamanan AI dipertanyakan setelah mantan karyawan xAI soroti risiko Grok
16 February 2026 15:56 WIB
Pemerintah India kucurkan dana Rp185 triliun guna dukung ekosistem startup
16 February 2026 15:52 WIB