Sampit (ANTARA) - Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah, Hj Darmawati berharap tidak ada pemadaman listrik selama bulan suci Ramadhan agar masyarakat, khususnya umat Islam bisa menjalankan ibadah dengan lancar dan khusyuk.

"Mudah-mudahan tidak sampai ada pemadaman listrik selama bulan puasa. Apa-apa yang bisa memicu pemadaman listrik, harap diantisipasi dari sekarang supaya nanti tidak ada masalah," kata Darmawati di Sampit, Senin.

Politisi Partai Golkar ini menyebut, listrik menjadi kebutuhan penting masyarakat. Jika pasokan listrik terganggu maka banyak kegiatan masyarakat yang juga ikut terganggu.

Terlebih saat bulan suci Ramadhan, aktivitas umat Islam pada malam hari hingga subuh, meningkat dibanding biasanya. Bulan suci ini menjadi bulan istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan amal ibadah, seperti shalat tarawih, tadarus Al Qur'an dan ibadah lainnya.

Saat subuh, masyarakat melaksanakan santap sahur. Jika sampai listrik padam pada malam maupun subuh, maka akan sangat mengganggu aktivitas masyarakat dalam beribadah.

"Makanya, kalau bisa jangan sampai terjadi mati lampu. Kalau akibat gangguan cuaca, itu tentu bukan dikehendaki. Yang kami ingatkan ini dari segi teknis. Kalau ada yang diperkirakan bisa memicu pemadaman atau rawan gangguan, secepatnya diperbaiki dari sekarang sehingga tidak sampai rusak atau mengganggu lagi," harap Darmawati.

Baca juga: Ujian sekolah di Kotim tetap terapkan protokol kesehatan

Sementara itu, harapan yang disampaikan legislator itu gayung bersambut dengan kebijakan PT PLN. Mereka mulai mengantisipasi agar tidak ada pemadaman listrik saat bulan suci Ramadhan nanti.

"Kami sampaikan bahwa dilakukan pemadaman aliran listrik untuk kegiatan pemeliharaan jaringan untuk mempersiapkan kelistrikan di bulan puasa 1442 Hijriah," kata Manajer PT PLN Unit Layanan Pelanggan Sampit, Deddy Noveyusa.

Deddy menjelaskan, sebagai upaya untuk menjaga mutu pelayanan PT PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah melakukan pemeliharaan jaringan di beberapa lokasi. Untuk Kabupaten Kotawaringin Timur pemadaman listrik dimulai hari ini ini pukul 13.00 hingga 16.00 WIB di lokasi-lokasi yang telah dijadwalkan.

Jika terjadi listrik padam di lokasi yang tidak termasuk dalam lokasi yang dijadwalkan, maka akan tersebut terjadi akibat gangguan. Jika mengalami hal itu, pelanggan diminta segera melaporkan kepada PT PLN agar petugas segera memperbaikinya sehingga pasokan listrik kembali normal.

Baca juga: Legislator Kotim ingatkan cegah lonjakan harga kebutuhan pokok jelang Ramadhan
 
Baca juga: Legislator Kotim sebut Pulau Hanaut kecamatan terluar dengan potensi besar

Baca juga: Hairis Salamad resmi jadi Wakil Ketua DPRD Kotim

Pewarta : Norjani
Uploader : Admin 2
Copyright © ANTARA 2024