Jokowi naikkan pangkat Kepala BIN Papua yang gugur ditembak KKB
Senin, 26 April 2021 14:11 WIB
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kepala Polri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengejar dan menangkap seluruh anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), setelah serangan yang menewaskan Kepala BIN Papua Brigjen TNI I Gusti Putu Danny, Minggu (25/4), di Beoga, Kabupaten Puncak, Papua. (Youtube Sekretariat Presiden)
Jakarta (ANTARA) - Presiden RI Joko Widodo menyampaikan belasungkawa dan menaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi kepada Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) Daerah Papua Brigadir Jenderal TNI I Gusti Putu Danny yang gugur ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Dambet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, Minggu (25/4).
“Negara akan berikan penghargaan pangkat satu tingkat lebih tinggi atas dedikasi, pengabdian, pengorbanan Brigjen TNI I Gusti Putu Danny,” kata Presiden dalam keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, Senin.
Presiden Jokowi menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga Brigjen I Gusti Putu Danny atas peristiwa di Beoga tersebut.
Baca juga: Jenazah Kabinda Papua dimakamkan di TMP Kalibata Jakarta
Presiden mengajak seluruh masyarakat berdoa agar almarhum Brigjen Putu Danny mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
“Atas nama rakyat, bangsa dan negara saya menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga dan yang ditinggalkan,” ujarnya.
Sebelumnya Brigjen TNI I Gusti Putu Danny pada Minggu (25/4) terjebak aksi saling tembak dengan kelompok bersenjata saat Satuan Tugas BIN dan Satgas TNI/Polri berada di perjalanan menuju Kampung Dambet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, Minggu (25/4).
Baca juga: Pelaku penembak Kabinda Papua kelompok Lekagak Telengen
“Sekitar pukul 15.50 WIT, Satgas BIN dan Satgas TNI/Polri dihadang oleh kelompok separatis dan teroris (KST) Papua, sehingga terjadi aksi saling tembak di sekitar gereja Kampung Dambet. Akibat kontak tembak tersebut, Kabinda Papua tertembak dan gugur sebagai pahlawan di lokasi kejadian,” menurut keterangan Deputi VII Badan Intelijen Negara (BIN) Wawan Hari Purwanto, pada Senin.
Jasad Kepala BIN Papua itu telah dievakuasi dari lokasi kejadian dan dibawa ke Timika untuk kemudian diterbangkan ke Jakarta.
Jenazah Kepala BIN Papua rencananya akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Selasa (27/4)
“Negara akan berikan penghargaan pangkat satu tingkat lebih tinggi atas dedikasi, pengabdian, pengorbanan Brigjen TNI I Gusti Putu Danny,” kata Presiden dalam keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, Senin.
Presiden Jokowi menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga Brigjen I Gusti Putu Danny atas peristiwa di Beoga tersebut.
Baca juga: Jenazah Kabinda Papua dimakamkan di TMP Kalibata Jakarta
Presiden mengajak seluruh masyarakat berdoa agar almarhum Brigjen Putu Danny mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
“Atas nama rakyat, bangsa dan negara saya menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga dan yang ditinggalkan,” ujarnya.
Sebelumnya Brigjen TNI I Gusti Putu Danny pada Minggu (25/4) terjebak aksi saling tembak dengan kelompok bersenjata saat Satuan Tugas BIN dan Satgas TNI/Polri berada di perjalanan menuju Kampung Dambet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, Minggu (25/4).
Baca juga: Pelaku penembak Kabinda Papua kelompok Lekagak Telengen
“Sekitar pukul 15.50 WIT, Satgas BIN dan Satgas TNI/Polri dihadang oleh kelompok separatis dan teroris (KST) Papua, sehingga terjadi aksi saling tembak di sekitar gereja Kampung Dambet. Akibat kontak tembak tersebut, Kabinda Papua tertembak dan gugur sebagai pahlawan di lokasi kejadian,” menurut keterangan Deputi VII Badan Intelijen Negara (BIN) Wawan Hari Purwanto, pada Senin.
Jasad Kepala BIN Papua itu telah dievakuasi dari lokasi kejadian dan dibawa ke Timika untuk kemudian diterbangkan ke Jakarta.
Jenazah Kepala BIN Papua rencananya akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Selasa (27/4)
Pewarta : Indra Arief Pribadi
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Stop hoaks! Purbaya tegaskan tak pernah nyatakan dana Rp1.000 triliun hilang di era Jokowi
21 November 2025 22:39 WIB
FKDT: Penegakan hukum atas tuduhan ijazah palsu Jokowi bukti polisi bertindak profesional
11 November 2025 17:22 WIB
Nadiem serahkan dana pengadaaan laptop Chromebook Rp450 triliun ke Jokowi hoaks!
21 July 2025 12:58 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Kasus kekerasan seksual santriwati di Pati berlanjut, polisi layangkan panggilan kedua
06 May 2026 21:55 WIB
Siswa bobol sistem keamanan NASA asal Pinrang pilih lanjut pendidikan di Unhas
06 May 2026 15:08 WIB