BMW ganti fitur 'wireless charging' akibat krisis chip
Jumat, 18 Juni 2021 13:44 WIB
Wireless charging BMW (https://www.press.bmwgroup.com/)
Jakarta (ANTARA) - Krisis semi konduktor (chip) yang terjadi di dunia tidak membuat BMW sampai berhenti berproduksi, kendati hal itu tetap mempengaruhi ketersediaan beberapa fitur pada mobil mewah asal Jerman tersebut, misalnya "wireless charging".
"Sampai dengan saat ini, belum ada masalah yang berarti atas kejadian ini," ungkap Jodie O’tania pada peluncuran The New 4, Kamis (17/6).
Namun demikian, Jodie menjelaskan, ada satu fitur yang terdampak atas masalah itu, yakni fitur wireless charging.
Tapi dia meyakini fitur itu bukanlah hal yang utama dalam sebuah kendaraan, dan pihak BMW telah mengganti fitur tersebut dengan versi portable.
"Yang terdampak itu hanya wireless charging dan itu bukan sebuah hal yang major dari sebuah kendaraan dan kami juga sudah menghadirkan beberapa planing dari jauh-jauh hari dengan menghadirkan portable sehingga konsumen tidak terganggu dengan hal itu," kata dia.
Meski begitu, dia mengatakan masalah chip tidak bisa diselesaikan dalam waktu singkat karena sudah menjadi kendala secara global yang melibatkan banyak perusahaan, baik itu otomotif hingga teknologi.
Baca juga: BMW siap luncurkan dua mobil listrik iX dan i4 tahun ini
Baca juga: BMW siapkan SUV hidrogen di 2022
Baca juga: BMW pamerkan tampilan BMW i4 'all-electric'
"Sampai dengan saat ini, belum ada masalah yang berarti atas kejadian ini," ungkap Jodie O’tania pada peluncuran The New 4, Kamis (17/6).
Namun demikian, Jodie menjelaskan, ada satu fitur yang terdampak atas masalah itu, yakni fitur wireless charging.
Tapi dia meyakini fitur itu bukanlah hal yang utama dalam sebuah kendaraan, dan pihak BMW telah mengganti fitur tersebut dengan versi portable.
"Yang terdampak itu hanya wireless charging dan itu bukan sebuah hal yang major dari sebuah kendaraan dan kami juga sudah menghadirkan beberapa planing dari jauh-jauh hari dengan menghadirkan portable sehingga konsumen tidak terganggu dengan hal itu," kata dia.
Meski begitu, dia mengatakan masalah chip tidak bisa diselesaikan dalam waktu singkat karena sudah menjadi kendala secara global yang melibatkan banyak perusahaan, baik itu otomotif hingga teknologi.
Baca juga: BMW siap luncurkan dua mobil listrik iX dan i4 tahun ini
Baca juga: BMW siapkan SUV hidrogen di 2022
Baca juga: BMW pamerkan tampilan BMW i4 'all-electric'
Pewarta : KR-CHA
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ironi di sekitar pabrik Aqua, warga keluhkan krisis air bersih ke Dedi Mulyadi
27 October 2025 23:22 WIB
Korupsi APD COVID-19: Eks Kepala Pusat Krisis Budi Sylvana dituntut 4 tahun penjara
17 May 2025 13:10 WIB
Legislator Kotim apresiasi pemkab mampu atasi ancaman krisis air bersih
10 September 2024 22:09 WIB, 2024
Terpopuler - Teknologi
Lihat Juga
Delonix Hotel terapkan prinsip keberlanjutan berbasis sains dari EarthCheck
15 February 2026 9:38 WIB
Nothing Phone 4a ungkap bocoran kapasitas memori dan pilihan warna terbaru
13 February 2026 20:38 WIB