Logo Header Antaranews Kalteng

Apple jajaki kerja sama produksi chip mandiri untuk perangkat masa depan

Kamis, 7 Mei 2026 16:31 WIB
Image Print
Ilustrasi - Logo Apple. ANTARA/Ardika/am.

Jakarta (ANTARA) - Apple diwartakan mulai menjajaki kerja sama produksi chip dengan Samsung dan Intel dalam upaya untuk mengurangi ketergantungan pada pemasok utama mereka, TSMC.

Engadget pada Selasa (5/5) mengutip laporan Bloomberg yang menyebutkan bahwa Apple telah melakukan pembicaraan tahap awal dengan Intel serta mengunjungi fasilitas produksi chip milik Samsung yang sedang dibangun di Texas, Amerika Serikat.

Menurut sumber yang mengetahui masalah itu, pembicaraan di antara perusahaan-perusahaan tersebut masih dalam tahap awal.

Selama lebih dari satu dekade, Apple mengandalkan TSMC sebagai pemasok utama chip untuk perangkat iPhone, iPad, dan Mac.

Namun, perusahaan itu diwartakan tidak nyaman hanya bergantung pada satu pemasok dalam penyediaan komponen.

CEO Apple Tim Cook sebelumnya menyoroti keterbatasan fleksibilitas perusahaan dalam rantai pasok, yang diperparah dengan keterbatasan ketersediaan chip global karena sebagian produksinya kini dialihkan untuk kebutuhan industri kecerdasan buatan.

TSMC kini memproduksi beberapa chip Apple di pabriknya di Phoenix, Arizona, dan Apple menyampaikan bahwa 100 juta system-on-chips atau SoC-nya akan diproduksi di Amerika Serikat pada tahun 2026.

Namun jumlah produksi chip tersebut masih kecil dibandingkan dengan total pengiriman perangkat perusahaan, yang selama tahun 2025 mengirimkan lebih dari 247 juta unit iPhone

Sebagian besar SoC untuk perangkat Apple masih diproduksi di Taiwan.

Apple dilaporkan akan menggunakan teknologi manufaktur TSMC pada chip A20 dan A20 Pro untuk lini iPhone 18. Chip buatan produsen lain mungkin akan digunakan pada produk mendatang pada 2027.

Namun, Bloomberg dalam laporannya menyebutkan bahwa "Apple memiliki kekhawatiran tentang penggunaan teknologi non-TSMC dan mungkin pada akhirnya tidak akan melanjutkan dengan mitra lain."

Intel dan Samsung saat ini dinilai masih berada di belakang TSMC dalam hal teknologi prosesor.

Kedua perusahaan selama dekade terakhir berjuang untuk beralih ke desain chip yang lebih kecil dan lebih efisien, berusaha mengatasi masalah seperti panas berlebih dan hasil produksi chip yang rendah.



Pewarta :
Editor: Admin Portal
COPYRIGHT © ANTARA 2026