Kunker Komisi II dan ATR/BPN Bahas Isu Pertanahan di Kalteng
- 23 April 2026 23:33 WIB
Pekerja menurunkan tabung elpiji di salah satu pangkalan di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (22/4/2026). Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebutkan, meskipun kebutuhan elpiji nasional pada Tahun 2026-2027 diperkirakan mencapai 10 juta ton atau mengalami kenaikan dibanding konsumsi tahun sebelumnya sebanyak 8,6 juta ton, namun pemerintah memastikan ketersediaan elpiji di indonesia dalam kondisi aman. ANTARA FOTO/Auliya Rahman.
Pekerja menata tabung elpiji di salah satu pangkalan di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (22/4/2026). Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebutkan, meskipun kebutuhan elpiji nasional pada Tahun 2026-2027 diperkirakan mencapai 10 juta ton atau mengalami kenaikan dibanding konsumsi tahun sebelumnya sebanyak 8,6 juta ton, namun pemerintah memastikan ketersediaan elpiji di indonesia dalam kondisi aman. ANTARA FOTO/Auliya Rahma
Pekerja menurunkan tabung elpiji di salah satu pangkalan di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (22/4/2026). Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebutkan, meskipun kebutuhan elpiji nasional pada Tahun 2026-2027 diperkirakan mencapai 10 juta ton atau mengalami kenaikan dibanding konsumsi tahun sebelumnya sebanyak 8,6 juta ton, namun pemerintah memastikan ketersediaan elpiji di indonesia dalam kondisi aman. ANTARA FOTO/Auliya Rahman.
Pekerja menurunkan tabung elpiji di salah satu pangkalan di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (22/4/2026). Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebutkan, meskipun kebutuhan elpiji nasional pada Tahun 2026-2027 diperkirakan mencapai 10 juta ton atau mengalami kenaikan dibanding konsumsi tahun sebelumnya sebanyak 8,6 juta ton, namun pemerintah memastikan ketersediaan elpiji di indonesia dalam kondisi aman. ANTARA FOTO/Auliya Rahman.