Kuala Kapuas (ANTARA) -
Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah Septedy mengatakan, kampanye dan sosialisasi percepatan penurunan stunting tingkat nasional merupakan momentum tepat untuk menindaklanjuti arahan presiden tentang target penurunan stunting menjadi 14 persen.
 
"Untuk target penurunan stunting di Kabupaten Kapuas 14.29 persen pada tahun 2024," kata Septedy di Kuala Kapuas, Selasa.
 
Hal itu disampaikannya, saat memberikan sambutan saat membuka kampanye dan sosialisasi percepatan penurunan stunting tingkat nasional di Kapuas 2022 di Aula Bappeda Kapuas.
 
Dengan menggerakkan seluruh instansi perangkat daerah yang tugas fungsinya terkait dengan permasalahan stunting, diharapkan dapat bekerja sama dengan Perwakilan BKKBN Kalteng dalam melakukan akselerasi program dan upaya yang inovatif.
 
"Dan diharapkan dapat membangun komitmen bersama agar mencapai sasaran dan target program kerja nasional, khususnya upaya percepatan penurunan stunting di Kapuas,” harap Septedy.
 
Sementara itu Pelaksana Tugas Kepala Perwakilan BKKBN Kalteng Muhammad Fitriyanto Leksono mengatakan, salah satu strategi pencegahan stunting adalah meningkat kualitas pengasuhan pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), karena masa tersebut merupakan Golden Age Periode dalam pertumbuhan dan perkembangan anak.
 
“Percepatan penurunan stunting memerlukan komitmen yang kuat dari kita semua," jelasnya.
 
Upaya advokasi pemerintah daerah juga harus optimal karena masa depan tergantung pada aksi dan langkah kolaboratif yang dilakukan sekarang. Oleh karenanya semua pihak harus optimis namun tidak boleh lengah karena anak-anak bangsa adalah bagian dari masa kini dan masa depan.
 
Hadir dalam acara tersebut juga, Anggota DPR RI Komisi IX Alifudin, Kepala Dinas Sosial Kapuas Budi Kurniawan, tokoh masyarakat, serta undangan yang hadir lainnya.

Pewarta : All Ikhwan
Editor : Muhammad Arif Hidayat
Copyright © ANTARA 2024