Kalteng dan Kalsel, BI sediakan Rp2,4 triliun uang emisi 2022
Sabtu, 20 Agustus 2022 20:19 WIB
Kepala Kantor Bank Indonesia perwakilan Kalimantan Selatan Imam Subarkah usai membuka kas keliling bersama dan pengenalan uang rupiah baru emisi 2022, Sabtu, (20/8/2022). ANTARA / Muhammad Fauzi Fadilah
Banjarmasin (ANTARA) - Kepala Kantor Bank Indonesia perwakilan Kalimantan Selatan Imam Subarkah, mengatakan pihaknya saat ini sudah menyiapkan uang pecahan emisi 2022 untuk dua provinsi di Kalimantan.
"Di Kalsel sudah disediakan Rp2,4 triliun. Selain untuk Kalsel kita juga akan memenuhi kebutuhan untuk Kalimantan Tengah," ujar di Banjarmasin, Sabtu.
Layanan penukaran untuk tujuh mata uang pecahan baru ini, kata dia, sudah bisa dilakukan oleh masyarakat. Khususnya di Kalsel, pihaknya akan menyasar pasar pasar besar.
"Senin sampai Jum'at kita juga akan buka layanan penukaran di lima pasar di Banjarmasin. Di perbankan juga bisa melakukan penukaran," ujarnya.
Hari ini, kata dia, sudah beredar di masyarakat sekitar Rp800 juta. Peredaran uang tampilan baru ini dipastikan akan menyebar sampai ke pelosok negeri.
Baca juga: BI Kalteng serahkan uang kertas rupiah berseri tanggal lahir Sugianto Sabran
Cetakan uang lama dipastikannya masih berlaku sebagai alat transaksi, namun nantinya akan ditarik secara bertahap.
"Penting juga diketahui masyarakat, dengan beredar nya uang baru ini uang lama masih berlaku," jelasnya.
Sesuai masuk dari masyarakat, jelasnya, uang baru ini sulit dipalsukan karena memakai benang pengaman teknologi terkini (microlenses) sebagai best practice internasional.
Selain itu, BI juga melakukan penguatan teknologi tinta berubah warna dengan menambahkan fitur magnetic link sehingga memiliki efek gerak dinamis pada pecahan besar (OVMI) sebagai best practice internasional.
Selain itu, pihaknya juga melakukan penguatan unsur pengaman ultraviolet (UV) dengan perluasan sebaran luas area UV dan keragaman warna. Selanjutnya, ada peningkatan kontras warna antarpecahan uang, agar semakin mudah dibedakan.
"Di Kalsel sudah disediakan Rp2,4 triliun. Selain untuk Kalsel kita juga akan memenuhi kebutuhan untuk Kalimantan Tengah," ujar di Banjarmasin, Sabtu.
Layanan penukaran untuk tujuh mata uang pecahan baru ini, kata dia, sudah bisa dilakukan oleh masyarakat. Khususnya di Kalsel, pihaknya akan menyasar pasar pasar besar.
"Senin sampai Jum'at kita juga akan buka layanan penukaran di lima pasar di Banjarmasin. Di perbankan juga bisa melakukan penukaran," ujarnya.
Hari ini, kata dia, sudah beredar di masyarakat sekitar Rp800 juta. Peredaran uang tampilan baru ini dipastikan akan menyebar sampai ke pelosok negeri.
Baca juga: BI Kalteng serahkan uang kertas rupiah berseri tanggal lahir Sugianto Sabran
Cetakan uang lama dipastikannya masih berlaku sebagai alat transaksi, namun nantinya akan ditarik secara bertahap.
"Penting juga diketahui masyarakat, dengan beredar nya uang baru ini uang lama masih berlaku," jelasnya.
Sesuai masuk dari masyarakat, jelasnya, uang baru ini sulit dipalsukan karena memakai benang pengaman teknologi terkini (microlenses) sebagai best practice internasional.
Selain itu, BI juga melakukan penguatan teknologi tinta berubah warna dengan menambahkan fitur magnetic link sehingga memiliki efek gerak dinamis pada pecahan besar (OVMI) sebagai best practice internasional.
Selain itu, pihaknya juga melakukan penguatan unsur pengaman ultraviolet (UV) dengan perluasan sebaran luas area UV dan keragaman warna. Selanjutnya, ada peningkatan kontras warna antarpecahan uang, agar semakin mudah dibedakan.
Pewarta : Muhammad Fauzi Fadilah
Editor : Admin 1
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Museum Lokananta di Surakarta tawarkan wisata sejarah industri musik Indonesia
29 March 2026 22:56 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
BMKG prakirakan mayoritas kota besar termasuk Kalteng alami hujan ringan-sedang
30 March 2026 7:48 WIB
Fantastis! Rp214 miliar disita dalam kasus korupsi lahan transmigrasi Kaltim
26 March 2026 22:13 WIB