Dokter : Jangan malas cuci muka usai gunakan tabir surya
Rabu, 21 September 2022 6:29 WIB
Ilustrasi (Shutterstock)
Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan kelamin Indonesia (PERDOSKI) DR. dr. M. Yulianto Listiawan, Sp.KK(K), FINSDV, FAADV berpesan agar masyarakat tak malas membasuh wajah usai diberi tabir surya.
Dia dalam sebuah acara di Jakarta, Selasa, ia mengatakan penggunaan tabir surya yang terlalu lama atau tak dibersihkan lalu terus menumpuk di wajah dapat menimbulkan masalah kerontokan rambut.
"Ini mulai kita deteksi. Kadang cucinya malas. Langsung templok bedak," ujar dia.
Menurut dia, sudah ada beberapa kasus mengenai ini. Dia mengimbau orang-orang memperhatikan ada tidaknya kerontokan rambut di bagian wajah ermasuk alis.
"Yang pasti diagnosisnya susah dan tidak disadari. Perhatikan kalau mulai rontok permukaannya, terus alisnya juga. Itu sudah muncul dua kasus. Tidak disadari," kata dia.
Dokter kulit yang berbasis di Manhattan Dr. Lisa Airan, M.D. mengatakan, ada risiko munculnya jerawat pada wajah mereka yang tidur masih mengenakan SPF (tabir surya).
“SPF sangat menyumbat pori-pori,” kata dia yang merekomendasikan pembersih berbusa seperti disiarkan Vogue.
Airan kemudian merekomendasikan orang-orang menindaklanjuti dengan penyegar kulit utama lainnya seperti retinol topikal.
Pakar kesehatan kulit dari Scottsdale, Arizona, Jennifer Haley mengatakan membasu wajag mungkin tampak sederhana, tetapi kegiatan ini membutuhkan waktu dan perhatian. Melakukannya dengan cara yang benar dapat membuat perbedaan antara kulit berseri-seri dan berjerawat.
“Banyak yang percaya Anda hanya perlu mencuci muka untuk menghapus riasan atau ketika terlihat kotor. Sebenarnya, Anda disarankan untuk mencuci muka dua kali sehari,” kata dia seperti disiarkan Healthline.
Tidak peduli jenis kulit, tekstur, atau kondisi saat ini, Haley menekankan bahwa rutinitas pembersihan malam hari sangat penting.
“Menghapus riasan, kotoran akan membantu mempersiapkan kulit untuk perawatan kulit Anda, serta mendukung kulit dalam proses regenerasi dan pembaruan semalaman,” katanya.
Dia dalam sebuah acara di Jakarta, Selasa, ia mengatakan penggunaan tabir surya yang terlalu lama atau tak dibersihkan lalu terus menumpuk di wajah dapat menimbulkan masalah kerontokan rambut.
"Ini mulai kita deteksi. Kadang cucinya malas. Langsung templok bedak," ujar dia.
Menurut dia, sudah ada beberapa kasus mengenai ini. Dia mengimbau orang-orang memperhatikan ada tidaknya kerontokan rambut di bagian wajah ermasuk alis.
"Yang pasti diagnosisnya susah dan tidak disadari. Perhatikan kalau mulai rontok permukaannya, terus alisnya juga. Itu sudah muncul dua kasus. Tidak disadari," kata dia.
Dokter kulit yang berbasis di Manhattan Dr. Lisa Airan, M.D. mengatakan, ada risiko munculnya jerawat pada wajah mereka yang tidur masih mengenakan SPF (tabir surya).
“SPF sangat menyumbat pori-pori,” kata dia yang merekomendasikan pembersih berbusa seperti disiarkan Vogue.
Airan kemudian merekomendasikan orang-orang menindaklanjuti dengan penyegar kulit utama lainnya seperti retinol topikal.
Pakar kesehatan kulit dari Scottsdale, Arizona, Jennifer Haley mengatakan membasu wajag mungkin tampak sederhana, tetapi kegiatan ini membutuhkan waktu dan perhatian. Melakukannya dengan cara yang benar dapat membuat perbedaan antara kulit berseri-seri dan berjerawat.
“Banyak yang percaya Anda hanya perlu mencuci muka untuk menghapus riasan atau ketika terlihat kotor. Sebenarnya, Anda disarankan untuk mencuci muka dua kali sehari,” kata dia seperti disiarkan Healthline.
Tidak peduli jenis kulit, tekstur, atau kondisi saat ini, Haley menekankan bahwa rutinitas pembersihan malam hari sangat penting.
“Menghapus riasan, kotoran akan membantu mempersiapkan kulit untuk perawatan kulit Anda, serta mendukung kulit dalam proses regenerasi dan pembaruan semalaman,” katanya.
Pewarta : Lia Wanadriani Santosa
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Fazzio Youth Festival Banjarmasin hiburan kekinian dekat dengan dunia pelajar
23 December 2025 12:02 WIB
Sel surya perovskit berefisiensi tinggi, dikembangkan oleh peneliti China
14 November 2025 13:52 WIB
BCUP SMA Frater Don Bosco berlangsung sukses, STSJ Yamaha konsisten beri dukungan
17 October 2025 9:27 WIB
STSJ Yamaha berbagi hadiah menarik kepada konsumen peringati Hari Pelanggan Nasional
19 September 2025 7:21 WIB
'Fomo Fazzio Hybrid Movement Gaya Gue' gebrakan seru untuk anak muda Banjarmasin
28 July 2025 16:28 WIB
Terpopuler - Hiburan
Lihat Juga
ICPI dorong penerapan strategi antisipatif guna hadapi berbagai gangguan transportasi
10 February 2026 13:20 WIB
Mitigasi pariwisata menjadi strategi utama menjaga kenyamanan dan kepuasan wisatawan
10 February 2026 13:17 WIB
Dekorasi Imlek di China gunakan karakter serial Harry Potter sebagai tren baru
10 February 2026 13:12 WIB
Menekraf sebut pers jadi fondasi penguatan kedaulatan ekosistem ekonomi kreatif
10 February 2026 13:08 WIB