Jalan nasional menuju Kota Kuala Kurun nyaris putus akibat longsor
Selasa, 18 Oktober 2022 21:19 WIB
Jalan nasional menuju Kota Kuala Kurun, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas nyaris putus akibat longsor. (Foto Jurnalis Warga).
Kuala Kurun (ANTARA) - Bupati Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Jaya S Monong melalui Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Baryen mengatakan jalan nasional menuju Kota Kuala Kurun, Kecamatan Kurun, nyaris putus akibat longsor.
“Jalan tersebut merupakan jalan nasional. Kami sudah menghubungi Balai (Pelaksanaan Jalan Nasional Kalteng) agar segera dilakukan tindakan penanganan,” ucapnya saat dihubungi dari Kuala Kurun, Selasa.
Penyebab longsor masih belum dapat dipastikan, karena dirinya masih berada di luar Kuala Kurun dan belum bisa melihat langsung kondisi di lapangan. Namun diperkirakan longsor terjadi karena tanah di sekitar jalan tergerus hujan.
Guna mencegah terjadinya kecelakaan, pemerintah kabupaten melalui perangkat daerah terkait bersama kepolisian telah melakukan sejumlah tindakan, seperti memasang marka jalan, tanda peringatan, memberi lampu penerangan, dan lainnya.
Selain itu, tutur dia, sosialisasi agar pengendara kendaraan bermotor tidak dulu menggunakan jalan tersebut terus dilakukan. Dengan adanya sosialisasi diharap tidak ada masyarakat yang melintas, karena dikhawatirkan akan terjadi kecelakaan.
Untuk sementara, pengendara kendaraan bermotor diminta menggunakan jalur alternatif, jika ingin bepergian ke luar Kuala Kurun atau menuju Kuala Kurun. Misalnya menggunakan jasa feri penyeberangan.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Perhubungan (DLHKP) Gunung Mas, Yohanes Tuah melalui Kepala Bidang Perhubungan, Sandra Cipta mengatakan bahwa pihaknya turut melaporkan kondisi jalan longsor ke Dinas Perhubungan Kalteng.
“Kepala Seksi Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) bersama personel juga sudah kami minta untuk ke lapangan, guna melakukan pengamanan dan pengawasan,” beber Sandra.
“Jalan tersebut merupakan jalan nasional. Kami sudah menghubungi Balai (Pelaksanaan Jalan Nasional Kalteng) agar segera dilakukan tindakan penanganan,” ucapnya saat dihubungi dari Kuala Kurun, Selasa.
Penyebab longsor masih belum dapat dipastikan, karena dirinya masih berada di luar Kuala Kurun dan belum bisa melihat langsung kondisi di lapangan. Namun diperkirakan longsor terjadi karena tanah di sekitar jalan tergerus hujan.
Guna mencegah terjadinya kecelakaan, pemerintah kabupaten melalui perangkat daerah terkait bersama kepolisian telah melakukan sejumlah tindakan, seperti memasang marka jalan, tanda peringatan, memberi lampu penerangan, dan lainnya.
Selain itu, tutur dia, sosialisasi agar pengendara kendaraan bermotor tidak dulu menggunakan jalan tersebut terus dilakukan. Dengan adanya sosialisasi diharap tidak ada masyarakat yang melintas, karena dikhawatirkan akan terjadi kecelakaan.
Untuk sementara, pengendara kendaraan bermotor diminta menggunakan jalur alternatif, jika ingin bepergian ke luar Kuala Kurun atau menuju Kuala Kurun. Misalnya menggunakan jasa feri penyeberangan.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Perhubungan (DLHKP) Gunung Mas, Yohanes Tuah melalui Kepala Bidang Perhubungan, Sandra Cipta mengatakan bahwa pihaknya turut melaporkan kondisi jalan longsor ke Dinas Perhubungan Kalteng.
“Kepala Seksi Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) bersama personel juga sudah kami minta untuk ke lapangan, guna melakukan pengamanan dan pengawasan,” beber Sandra.
Pewarta : Chandra
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Gumas anggarkan Rp2 miliar untuk pemasangan rangka Jembatan Sei Manyoi
04 March 2026 14:56 WIB
Pemkab Gumas manfaatkan DBH sawit lanjutkan peningkatan jalan Kuala Kurun-Sarerangan
21 January 2026 15:24 WIB
Terpopuler - Gunung Mas
Lihat Juga
Pemkab Gumas anggarkan Rp2 miliar untuk pemasangan rangka Jembatan Sei Manyoi
04 March 2026 14:56 WIB
Pengaturan jam kerja ASN Gumas selama Ramadhan pertimbangkan kekhusyukan dan pelayanan
18 February 2026 15:28 WIB