Ini rahasia kelezatan nasi padang
Jumat, 21 Oktober 2022 9:39 WIB
Youtuber Tanboy Kun mengulas restoran padang Mak Ciak. (ANTARA/HO)
Jakarta (ANTARA) - Rahasia kelezatan nasi padang rupanya dimulai dari cara pemilihan jenis kelapa untuk santan yang digunakan dalam hampir semua masakan.
"Kami upayakan pakai kelapa Pariaman atau setidaknya kelapa Pangkal Pinang, intinya kelapa yang berasal dari pinggir pantai itu lebih lezat untuk masakan," kata Afrizal, pemilik rumah makan padang Mak Ciak dalam keterangannya pada Jumat.
Afrizal menambahkan kelapa untuk santan sebaiknya dipilih dari pohon kelapa yang tidak terbiasa dipanen sebagai kelapa muda.
"Sebaiknya pilih pohon yang biasa diambil untuk kelapa tua untuk mendapatkan santan yang lezat," katanya.
Meski demikian, yang lebih penting dalam menciptakan masakan lezat adalah "rasa" sang juru masak yang didapat berkat lamanya pengalaman memasak.
"Sebetulnya soal bahan dan bumbu itu sama saja. Hasilnya akan sama. Yang membedakan mungkin teknik dan feel, kapan harus memasukkan bumbu, kapan harus memasukkan daging dan lain-lain. Ketika sudah tahu semua tapi feel enggak ada ya enggak enak," katanya.
Restoran Mak Ciak didirikan pada 2015 di Jakarta. Restoran yang diklaim memiliki cita rasa yang otentik tersebut sempat diulas oleh YouTuber kuliner Tanboy Kun.
Food vlogger bernama asli Bara Ilham Bakti Perkasa itu mencicipi sederet menu yang ditawarkan Mak Ciak seperti gulai tunjang, gulai otak, gulai kepala kakap, rendang, dendeng hingga ayam bumbu.
"Kuahnya itu gurih-gurih pedas. Wah otentik sih ini," kata dia usai mencicipi gulai tunjang Mak Ciak.
Menurut Tanboy Kun, gulai tunjang Mak Ciak memiliki tekstur kenyal dan empuk.
"Ini full rempah, khas Padang pastinya."
Setelah puas dengan gulai tunjang, dia lantas melanjutkan menyantap gulai kepala ikan kakap.
"Wah, gimana ya. Full rempah tapi dia itu agak pedas tapi nikmat. Pedas-pedas gurih gitu."
"Kami upayakan pakai kelapa Pariaman atau setidaknya kelapa Pangkal Pinang, intinya kelapa yang berasal dari pinggir pantai itu lebih lezat untuk masakan," kata Afrizal, pemilik rumah makan padang Mak Ciak dalam keterangannya pada Jumat.
Afrizal menambahkan kelapa untuk santan sebaiknya dipilih dari pohon kelapa yang tidak terbiasa dipanen sebagai kelapa muda.
"Sebaiknya pilih pohon yang biasa diambil untuk kelapa tua untuk mendapatkan santan yang lezat," katanya.
Meski demikian, yang lebih penting dalam menciptakan masakan lezat adalah "rasa" sang juru masak yang didapat berkat lamanya pengalaman memasak.
"Sebetulnya soal bahan dan bumbu itu sama saja. Hasilnya akan sama. Yang membedakan mungkin teknik dan feel, kapan harus memasukkan bumbu, kapan harus memasukkan daging dan lain-lain. Ketika sudah tahu semua tapi feel enggak ada ya enggak enak," katanya.
Restoran Mak Ciak didirikan pada 2015 di Jakarta. Restoran yang diklaim memiliki cita rasa yang otentik tersebut sempat diulas oleh YouTuber kuliner Tanboy Kun.
Food vlogger bernama asli Bara Ilham Bakti Perkasa itu mencicipi sederet menu yang ditawarkan Mak Ciak seperti gulai tunjang, gulai otak, gulai kepala kakap, rendang, dendeng hingga ayam bumbu.
"Kuahnya itu gurih-gurih pedas. Wah otentik sih ini," kata dia usai mencicipi gulai tunjang Mak Ciak.
Menurut Tanboy Kun, gulai tunjang Mak Ciak memiliki tekstur kenyal dan empuk.
"Ini full rempah, khas Padang pastinya."
Setelah puas dengan gulai tunjang, dia lantas melanjutkan menyantap gulai kepala ikan kakap.
"Wah, gimana ya. Full rempah tapi dia itu agak pedas tapi nikmat. Pedas-pedas gurih gitu."
Pewarta : Ida Nurcahyani
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tumbuhkan budaya bersih, insersi pendidikan antikorupsi di 27.000 instansi
05 November 2025 13:42 WIB
Bunuh rekan sendiri, eks Kabagops Polres Solok Selatan divonis penjara seumur hidup
18 September 2025 22:12 WIB
Terpopuler - Kuliner
Lihat Juga
60 Seconds to Seoul: Jajanan Korea hadir di Archipelago-NEO Palma Palangka Raya
06 January 2026 7:11 WIB
Fresh Beginning on Every Plate, sensasi awal baru di Swiss-Cafe Restaurant
05 January 2026 16:54 WIB
Menteri Kebudayaan: Tempe senjata gastrodiplomasi promosi budaya Indonesia
22 December 2025 13:52 WIB