Depok (ANTARA) - Dosen Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) Mas Achmad Santosa menerima penghargaan Certificate of Global Gratitude-Normandy Honor for Peace with The Earth dari lima pimpinan lembaga dunia atas dedikasinya menegakkan hukum perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di Indonesia.
"Penghargaan yang diberikan kepada saya ini bukan hasil perorangan, melainkan buah dari kerja bersama di berbagai organisasi/lembaga yang pernah disinggahi dan tentu saja Indonesia Ocean Justice Initiative (IOJI) sebagai persinggahan saat ini," ujar Dr. Mas Achmad Santosa yang saat ini juga menjabat sebagai CEO IOJI dalam keterangannya, Sabtu.
Menurut dia tempat-tempat persinggahan itulah sebagai wadah pengabdiannya bersama teman-teman berupaya melakukan perbaikan di sektor rule of law, governance dan penyelamatan ekosistem.
Kelima pimpinan tersebut adalah Durwood Zaelke (Institute for Governance & Sustainable Development Washington DC and Paris); Lye Ling Heng (Asia-Pacific Center for Enviromental Law Singapore); Emilie Gaillard (Normandy Chair for Peace, France); Nicholas Robinson (Internasional Council for Enviromental Law New York and Madrid); dan David Forman (Enviromental Law Program University of Hawaii).
Kelima organisasi internasional tersebut, menyebut Mas Achmad Santosa sebagai brilliant lawyer karena dinilai sebagai seorang ahli hukum yang baik, yang dapat mewakili kepentingan kliennya dengan memberikan suara kepada mereka yang tak mampu bersuara.
Ia mendedikasikan dirinya dalam memperjuangkan suara nelayan yang kehidupannya bergantung pada laut untuk menafkahi keluarga mereka. Selain itu, penghargaan tersebut juga diberikan sebagai apresiasi atas kontribusinya dalam membagikan keahlian untuk penegakan hukum lingkungan dan tata pemerintahan yang baik di Indonesia.
Ia juga berharap penghargaan yang diberikan di Ramon Magsaysay Hall, Manila, Filipina, itu semakin memotivasi dan menginspirasi generasi muda pegiat hukum lainnya, baik yang mengabdi sebagai dosen, aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), firma hukum, dunia politik, dan pemerintahan untuk tidak berhenti berpikir dan melakukan perbaikan untuk negeri.
Selain berkarir di FHUI dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH), ia juga telah mendirikan Indonesia Center for Enviromental Law (ICEL), dan pernah menjabat sebagai Ketua Presidium Nasional Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi).
Selain itu, Mas Achmad Santosa juga pernah menjabat di sektor pemerintahan, di antaranya Koordinator Staf Khusus, Satuan Tugas Nasional Pemberantasan Penangkapan Ikan Secara Ilegal (2015).
Lalu, Ketua Satuan Tugas Pencegahan dan Pemberantasan Illegal Unreported and Unregulated Fishing, Kementerian Kelautan dan Perikanan (2014), dan PLT Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan Anggota Satuan Tugas Kepresidenan Pemberantasan Mafia Hukum (Satgas PMH) tahun 2009.
Dekan FHUI, Dr. Edmon Makarim, S.Kom., S.H., LL.M., menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang telah diterima salah satu dosen FHUI tersebut.
"Penghargaan yang diterima oleh Dr. Mas Achmad Santosa membuktikan bahwa kiprah dan peranan staf pengajar FHUI telah diakui oleh kolega sejawat bidang hukum lingkungan di tingkat internasional," ujar Dr. Edmon.
Dia berharap penghargaan itu bisa menjadi pemicu khususnya para staf pengajar untuk terus mendalami dan mengembangkan bidang ilmu hukum masing-masing dalam bentuk riset dan pengabdian masyarakat.
Dosen UI raih Normandy Honor for Peace with The Earth
Sabtu, 6 Mei 2023 20:05 WIB
Dosen Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) Mas Achmad Santosa menerima penghargaan Certificate of Global Gratitude-Normandy Honor for Peace with the Earth dari lima pimpinan lembaga dunia. ANTARA/HO-Humas UI/am.
Pewarta : Feru Lantara
Editor : Admin 1
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Aksi cepat mahasiswa FH UI diapresiasi Komisi III DPR terkait dugaan kekerasan seksual
15 April 2026 15:46 WIB
Penjelasan Guru Besar UI terkait larangan jual bebas tramadol sebagai obat keras
11 March 2026 18:58 WIB
Tanggapi soal polemik disertasinya di UI, Bahlil akan ajukan perbaikan
07 March 2025 15:03 WIB, 2025
Psikolog UI nilai Polisi perlu dalami kebenaran bisikan remaja pelaku penusukan
02 December 2024 15:54 WIB, 2024
Psikolog UI nilai perlu susun aturan bermain gawai cegah dampak judol pada anak
22 November 2024 22:36 WIB, 2024
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Kasus kekerasan seksual santriwati di Pati berlanjut, polisi layangkan panggilan kedua
06 May 2026 21:55 WIB
Siswa bobol sistem keamanan NASA asal Pinrang pilih lanjut pendidikan di Unhas
06 May 2026 15:08 WIB