Jakarta (ANTARA) - Klub English Premier League (EPL) Southampton resmi turun kasta dari kasta tertinggi kompetisi Inggris ke kasta kedua yaitu Championsip, menyusul kekalahan 0-2 dari Fulham di St Mary’s Stadium, Sabtu malam.

Southampton menelan kekalahan setelah Fulham berhasil mencetak dua gol melalui kaki Carlos Vinicius di menit ke-48 dan Aleksandar Mitrovic di menit ke-72.

Hasil ini membuat The Saints, julukan Southampton hanya berhasil meraih 24 poin (6W, 6D, 24L) dari 36 pertandingan di Liga Inggris membuat mereka menjadi tim pertama yang degradasi ke kasta kedua.

Dengan sisa dua pertandingan atau maksimal memperoleh enam poin tambahan, klub yang kini dilatih Ruben Selles itu gagal mengejar perolehan poin milik Everton yang ada di posisi 17 dengan 32 poin dari 35 pertandingan.


Turun kastanya klub yang kini dipimpin James Ward-Prowse sebagai kapten tim itu sekaligus mengakhiri perjalanan mereka setelah 11 tahun menetap di kasta tertinggi kompetisi Inggris sejak promosi di musim 2012/2013, demikian dilansir dari Transfermarkt, Sabtu.

Selama 11 tahun bermain di EPL, Southampton meraih prestasi terbaiknya saat berhasil finish di posisi keenam klasemen Liga Inggris dengan 63 poin di musim 2015/2016. Saat itu, mereka masih dilatih nahkoda asal Belanda Ronald Koeman dan juga dihuni sejumlah pemain top seperti Sadio Mane, Graziano Pelle, Dusan Tadic, Virgil van Dijk, dan Jose Fonte.

Setahun berselang, Southampton juga menorehkan prestasi apik dimana dapat melaju hingga partai final Piala Liga musim 2016/2017. Saat itu, mereka hanya berhasil menempati runner-up dan gagal merengkuh trofi setelah dikalahkan Manchester United dengan skor 3-2 di partai final.

Sementara itu, prestasi terburuk Southampton sebelum degradasi di musim ini adalah pada musim 2017/2018 di mana klub yang saat itu dilatih oleh dua pelatih yaitu Mauricio Pellegrino dan Mark Hughes itu hanya mampu bertengger di satu tingkat di atas zona degradasi yaitu posisi 17 dengan raihan poin 36.


Pewarta : Zaro Ezza Syachniar
Uploader : Admin 1
Copyright © ANTARA 2024